Mahasiswa Makassar serbu KFC, dihalau tembakan TNI
Merdeka.com - Sekitar dua ratus mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar berunjukrasa di depan restoran cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC) yang terletak di Jalan Sultan Alauddin Makassar, Rabu (28/3).
Awalnya, mahasiswa hendak berunjukrasa di restoran KFC yang bersebelahan dengan toserba Giant. Ketika hendak memaksa masuk dengan mendobrak pagar, sejumlah aparat TNI yang berjaga menghalau mereka.
Akan tetapi, seseorang dari segerombol pengunjukrasa itu tiba-tiba melempar batu ke arah aparat. Sontak, ratusan pengunjukrasa juga ikut-ikutan melempar.
Tak ayal lagi, sekitar 20-an aparat TNI dengan senjata lengkap melepaskan tembakan peringatan. Tak berselang lama, komandan dari kesatuan Yon Armed (Artileri Medan) menghentikan rentetan tembakan peringatan itu.
Kapolsek Rappocini Ajun Komisaris Polisi Ahmad Mariyadi segera mendatangi lokasi dan menenangkan massa dan meminta agar aparat agar tidak terprovokasi.
Sementara itu, koordinator aksi juga berusaha menenangkan massa dan mengajak mereka bergeser. Mahasiswa dan warga kemudian mundur dan beralih ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terletak persis di depan KFC. Di sana mahasiswa menyerbu dan tak jelas akan berbuat apa. Namun, lagi-lagi dihalau oleh sejumlah pasukan TNI.
Mahasiswa kemudian kembali ke depan kampus setelah meminta KFC, Giant dan pegawai SPBU untuk menghentikan aktivitasnya, dan turun ke jalan menyuarakan penolakan kenaikan bahan bakar minyak.
Saat ini mahasiswa di sepanjang Jalan Alauddin, yakni Unismuh dan UIN Alauddin masih melakukan aksi tutup jalan sambil berorasi. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya