Magetan Punya Spot Unik! BUMDes Tirto Mulyo Hadirkan Wisata Kano Embung Pendem, Tiket Cuma Rp10 Ribu

BUMDes Tirto Mulyo Magetan meluncurkan wahana Wisata Kano Embung Pendem, menawarkan pengalaman rekreasi air unik dengan tiket terjangkau dan potensi ekonomi lokal.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Magetan Punya Spot Unik! BUMDes Tirto Mulyo Hadirkan Wisata Kano Embung Pendem, Tiket Cuma Rp10 Ribu
BUMDes Tirto Mulyo Magetan meluncurkan wahana Wisata Kano Embung Pendem, menawarkan pengalaman rekreasi air unik dengan tiket terjangkau dan potensi ekonomi lokal. (Merdeka.com)

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tirto Mulyo di Desa Pendem, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, telah meluncurkan inovasi menarik. Mereka menghadirkan wahana wisata kano di Embung Pendem yang diharapkan mampu menarik minat wisatawan. Langkah ini diambil guna mengoptimalkan potensi embung sebagai destinasi rekreasi.

Ketua BUMDes Tirto Mulyo Desa Pendem, Rony Pati, menjelaskan bahwa inisiatif ini memiliki tujuan ganda. Selain menambah daya tarik wisata, kehadiran kano juga diharapkan membuka peluang pertumbuhan ekonomi lokal. "Kami berharap keberadaan kano bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Embung Pendem, sekaligus ikut mendorong UMKM setempat sehingga ekonomi warga sekitar juga berkembang," ujar Rony di Magetan.

Pemilihan wahana kano bukan tanpa alasan kuat. Menurut Rony, wilayah Magetan belum memiliki wisata air serupa, menjadikan Embung Pendem menawarkan pengalaman berbeda. Inovasi ini menciptakan keunikan tersendiri di tengah beragam destinasi wisata yang ada.

Pengalaman Kano Terjangkau dan Aman di Embung Pendem

Untuk menikmati sensasi mendayung kano di Embung Pendem, pengunjung hanya perlu membayar tiket sebesar Rp10.000. Dengan biaya tersebut, wisatawan dapat menikmati wahana kano selama 20 kali putaran mengelilingi embung. Setiap perahu dirancang untuk menampung dua orang.

Keamanan pengunjung menjadi prioritas utama dalam pengoperasian wahana ini. Setiap peserta dilengkapi dengan pelampung standar keselamatan. Selain itu, aktivitas di air diawasi secara ketat oleh tim pengawas lapangan setempat yang bertugas memastikan kelancaran dan keamanan.

BUMDes Tirto Mulyo memiliki rencana pengembangan jangka panjang untuk area wisata ini. Ke depan, mereka berencana menambah jumlah perahu kano untuk mengakomodasi lebih banyak pengunjung. Fasilitas pendukung seperti area kuliner juga akan dilengkapi guna meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Embung Pendem: Dari Irigasi Menjadi Destinasi Wisata Unggulan

Embung Pendem memiliki sejarah panjang sebagai infrastruktur penting bagi pertanian di Magetan. Bangunan ini didirikan oleh pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Proyek pembangunan embung menelan dana hingga Rp14,9 miliar.

Fungsi utama embung ini adalah sebagai sumber irigasi vital bagi area pertanian di wilayah Kecamatan Ngariboyo dan Parang. Dengan kapasitas menampung air hingga 100 ribu meter kubik, Embung Pendem mampu mengairi sawah di tiga desa, yaitu Desa Ngariboyo dan Pendem di Kecamatan Ngariboyo, serta Desa Joketro di Kecamatan Parang, yang kerap rawan kekeringan saat musim kemarau.

Selain Embung Pendem, BBWS Bengawan Solo juga membangun embung lain di sekitar wilayah Ngariboyo untuk tujuan irigasi. Beberapa di antaranya adalah Embung Titang Krajan di Desa Baleasri, Embung Selotinah, dan Embung Klumpit di Desa Banyudono. Pembangunan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan lokal.

Seiring waktu, fungsi sejumlah embung tersebut mengalami transformasi signifikan. Tidak hanya sebagai penopang irigasi, kini banyak embung yang juga dimanfaatkan sebagai destinasi wisata. Perubahan fungsi ini berhasil menggerakkan perekonomian warga setempat, menciptakan peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan komunitas.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi