Macan Gunung Lawu Pemangsa Belasan Kambing Warga Tertangkap

Sabtu, 22 Desember 2018 11:51 Reporter : Arie Sunaryo
Macan Gunung Lawu Pemangsa Belasan Kambing Warga Tertangkap Macan Gunung Lawu ditangkap warga. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Seekor harimau (macan) jenis tutul (Panthera padus) berhasil ditangkap di pemukiman warga Dukuh Gondang Ketel RT 012 RW 008, Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (22/12). Harimau tersebut masuk dalam kandang jebakan, yang didalamnya telah dipasang kambing.

Kapolsek Jatiyoso, Karanganyar, Iptu Subarkah membenarkan adanya penangkapan tersebut. Pihaknya segera berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Surakarta, untuk tindakan selanjutnya. Menurut Subarkah dalam sebulan terakhir warga, aparat dan BKSDA memasang kandang perangkap di dua lokasi yang berdekatan dengan kandang kambing milik warga.

"Ada satu harimau tutul yang terperangkap. Kita ketahui selepas Subuh tadi di Dukuh Gondang Ketel. Kita akan berkoordinasi dengan BKSDA untuk merelokasi atau dibawa kemana, masih akan kita bicarakan," terang Subarkah saat dihubungi merdeka.com.

Berdasarkan pengamatan dan laporan warga, menurut Subarkah masih ada beberapa harimau lainnya di desa yang berada di lereng Gunung Lawu tersebut. Namun yang selama ini berkeliaran di pemukiman warga, diperkirakan ada 2 ekor. Ia meminta warga untuk berhati-hati agar tak menjadi korban hewan buas tersebut.

"Yang sering berkeliaran ada 2, tapi yang lainnya masih ada. Kita akan upayakan terus untuk menangkap harimau ini, agar tidak mengganggu keamanan warga. Kita punya 2 perangkap yang terus kita pasang," ujarnya.

Kapolsek memperkirakan, sarang kawanan harimau tersebut berada di hutan lereng Gunung Lawu yang tak jauh dari pemukiman warga. Selain meminta warga agar lebih waspada, pihaknya juga selalu melakukan patroli bersama warga, terutama pada malam hari.

"Setiap malam kita selalu patroli bersama warga. Kita upayakan terus untuk menangkap harimau yang lainnya," katanya lagi.

Sebelumnya, pada 22 November lalu, sebanyak 18 ekor kambing milik warga mati diterkam oleh seekor harimau tutul. Anehnya harimau tersebut tak memakan daging, dan meninggalkan semua korbannya di sekitar kandang. Kejadian sama pada akhir Oktober, 8 kambing juga menjadi korban terkaman binatang buas tersebut di wilayah Tawangmangu. [rhm]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini