Luka Bakar 70 Persen, Satu Korban Ledakan KM Amelia Meninggal Dunia

Rabu, 6 Februari 2019 06:44 Reporter : Saud Rosadi
Luka Bakar 70 Persen, Satu Korban Ledakan KM Amelia Meninggal Dunia KM Amelia meledak di sungai mahakam. ©2019 Merdeka.com/saud rosadi

Merdeka.com - Ramadhan (20), salah satu korban ledakan KM Amelia di Dermaga Sungai Mahakam, Jalan KH Mas Mansyur, Loa Bakung, Samarinda, Selasa (5/2) dilaporkan meninggal dunia. Ramadhan meninggal usai mengalami luka bakar hingga 70 persen.

Ramadhan meninggal dunia dalam perawatan intensif medis RS Dirgahayu, Jalan Gunung Merbabu, Samarinda. Dia bekerja sebagai ABK KM Amelia memang mengalami luka bakar serius pascaledakan itu.

"Barusan informasi, korban meninggal karena luka bakar ledakan di kapal itu)," kata Kepala Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Samarinda, Iptu Hardi, dikonfirmasi wartawan, Rabu (6/2).

Hardi menerangkan, dua korban lainnya saat ini dirujuk ke RSUD AW Syachranie milik Pemprov Kalimantan Timur. Kedua korban sebelumnya dirawat di salah satu rumah sakit swasta.

"Kalau dua korban lainnya, masih dirawat si rumah sakit umum (RSUD AW Syachranie), karena mengalami patah tulang," ujar Hardi.

Di lokasi kejadian saat ini, tim SAR gabungan Basarnas, Polri, relawan kebencanaan, masih berupaya melakukan pencarian korban. Seperti dilaporkan, ada 3 korban hilang yang masih dicari. Namun demikian, informasi itu masih bersifat sementara.

"Informasi, ada tiga orang lagi yang dicari. Tapi, masih harus dipastikan lagi. Kita tunggu, karena penyelidikan sedang berjalan," tandas Hardi.

Diketahui, ledakan besar terdengar dari KM Amelia, kapal bermuatan sembako rute Samarinda menuju Bidukbiduk kabupaten Berau, malam ini. Seketika kapal hancur, dan mengakibatkan KM Tanjung Mas di sebelahnya, karam ke dasar Sungai Mahakam. Tiga orang luka bakar, dan 3 lainnya hilang di sungai.

Pascaledakan, muatan barang KM Amelia yang hancur dan puluhan tabung gas elpiji 3 kg, mengapung di sungai. Bahkan, ledakan juga merusak bangunan dermaga, dan bangunan tinggal sekitar dermaga, hingga membuat jangkar kapal terpental ke dermaga. Polisi masih menyelidiki sebab peristiwa itu. Meski mencuat dugaan, ledakan disebabkan kebocoran tabung elpiji 3 kg. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini