Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lintasi rel tanpa palang pintu, Rasim terseret kereta hingga 200 m

Lintasi rel tanpa palang pintu, Rasim terseret kereta hingga 200 m Ilustrasi mayat. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kejadian nahas menimpa Rasim (55), warga Jalan Let Suwaji No 13 RT 02 RW 22 Desa Planjan, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Minggu (30/7) sekitar pukul 07.00 WIB. Rasim yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tertabrak kereta api (KA).

Kejadian nahas itu terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu KM 384 +1/2 di antara jalur Stasiun Lebeng-Kesugihan. Rasim yang terseret KA pun meninggal di tempat.

Kapolsek Kesugihan Polres Cilacap, AKP Asep Kusnadi mengatakan kejadian bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor nopol R 2425 AT melintas di jalur rel kereta api tanpa palang pintu. Bersamaan waktu tengah melintas kereta api Serayu Malam SF 220 LOK CC 2040301 dari Jakarta tujuan Purwokerto.

Kereta api tersebut dimasinisi oleh Prayitno dan ass masinis Iqbal fikri. "Korban tertabrak terseret kereta api sejauh 200 meter. Setelah jarak 400 meter kereta api berhenti. Motor korban juga ikut terseret," kata Kapolsek.

Dari hasil oleh TKP dan keterangan saksi, penyebab kecelakaan diduga karena korban kurang hati-hati dalam melintas. Korban kurang awas dan tidak melihat kanan kiri jalur kereta api.

"Setelah menerima laporan petugas dari Polsek Kesugihan langsung mendatangi TKP, mencatat saksi, mengumpulkan keterangan serta menghubungi petugas kereta api dan membuatkan berita acara penolakan autopsi dan berita acara penyerahan korban laka kereta kepada pihak keluarga" pungkas Kapolsek.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP