Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Limbah berbahaya dibuang di Karawang diduga berasal dari Palembang

Limbah berbahaya dibuang di Karawang diduga berasal dari Palembang Ilustrasi limbah nuklir. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Lima truk Fuso membuang limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di dekat Sungai Cibeet Desa Tamansari, Karawang, Jawa Barat. Tim Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri bersama Polres Kabupaten Karawang telah mengambil sampel limbah karung bekas B3 tersebut untuk diteliti.

"Pengambilan sampel terkait dengan penangkapan truk fuso yang diduga membuang karung bekas yang terkontaminasi limbah B3 di wilayah Karawang," kata Kasatreskrim Polres Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng, Jumat kemarin.

Penangkapan truk fuso yang diduga membuang karung bekas yang terkontaminasi limbah B3 telah dilakukan pada Selasa (16/1).

"Petugas menyita lima unit truk fuso bermuatan limbah B3. Kasus itu sebelumnya telah dirilis di Polda Jabar," katanya.

Ia mengatakan, jajaran Satreskrim Polres Karawang bersama Tim Labfor Mabes Polri datang ke lokasi untuk melihat secara langsung kondisi karung bekas yang terkontaminasi limbah B3.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tumpukan karung tersebut diduga bekas digunakan untuk bahan kimia coustic soda dan poly aluminium chlolid (PAC). Sehingga diduga limbah B3.

Di lokasi, petugas mengambil delapan jenis sampel untuk kemudian diperiksa dan diuji laboratorium.

Menurut Maradona, karung-karung tersebut diangkut dengan menggunakan kapal tongkang dari Palembang. Rencana karung itu akan dibawa ke sebuah gudang milik PT LMP di Cikarang. Tapi karena gudang di Cikarang itu penuh, ada inisiatif untuk dibuang di Karawang.

"Dugaan sementara karung ini akan dicuci di Sungai Cibeet, dan kemudian dijual kembali. Padahal karung kimia ini tidak boleh diolah kembali, harus dimusnahkan," katanya.

Ia mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan, belum dilakukan penetapan tersangka sejak 78 ton karung diduga B3 tersebut ditemukan.

"Kami baru memeriksa sejumlah saksi. Di antaranya adalah sopir dan kernet lalu ada juga pihak yang diduga mengarahkan untuk membuang limbah B3 ke Karawang," katanya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP