Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lima orang diduga terlibat teroris di Bima diamankan polisi

Lima orang diduga terlibat teroris di Bima diamankan polisi Ilustrasi Teroris. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepolisian mengamankan lima orang diduga terlibat dalam kelompok teroris Imam Munandar asal Bima, Nusa Tenggara Barat. Lima warga yang seluruhnya laki-laki itu diamankan kepolisian Selasa (31/10) malam.

"Laporan yang saya terima dari Kapolres, ada lima orang yang diamankan," kata Wakapolda NTB Kombes Tajuddin di Mataram, Rabu (1/11).

Diberitakan Antara, kelimanya hingga kini masih diperiksa kepolisian. Identitas kelimanya disebut-sebut dari Kelurahan Penato'i, Kecamatan Mpunda, Bima Kota.

"Informasi dari mereka yang diamankan masih didalami dan proses pemeriksaannya berjalan di sana (Bima Kota). Untuk inisialnya belum saya dapatkan," ujar Tajuddin.

Menurut informasi, lima warga Penato'i tersebut diamankan di kawasan pegunungan Oi Sarume, Dusun Mawu Dalam, Desa Mawu, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima. Mereka diringkus di sekitar kawasan tempat terjadinya baku tembak yang menewaskan dua anggota kelompok teroris Imam Munandar, yakni MA alias One Dance dan RFJ alias Yaman.

"Saat diamankan, biasa saja, tidak ada perlawanan, tapi ada senjata tajam yang turut diamankan," ucapnya.

Tajuddin menjelaskan bahwa lima warga Penato'i itu hingga saat ini masih berstatus saksi. Jika nantinya ditemukan keterlibatan dalam komplotan radikal tersebut, tidak menutup kemungkinan akan ditetapkan sebagai tersangka.

"Statusnya masih saksi. Tapi kalau cukup bukti keterlibatannya, ya jadi tersangka, aturannya kan begitu," pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP