Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Libur Natal 2019, Bandara Adi Soemarmo Sepi Penumpang

Libur Natal 2019, Bandara Adi Soemarmo Sepi Penumpang Bandara Adi Soemarmo. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Libur Natal 2019, tak lantas membuat jumlah penumpang di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo naik. H-1 Natal, Selasa (24/12), terminal kedatangan nampak sepi. Sementara di terminal keberangkatan justru diramaikan oleh para penumpang yang akan menunaikan ibadah umrah ke Arab Saudi.

Berdasarkan data di Posko Natal Bandara Adi Soemarmo, jumlah penumpang pesawat pada periode Natal dan Tahun Baru kali ini turun dibandingkan dengan momentum sama tahun lalu.

Salah satu petugas posko terpadu bandara Tomy Prakasa menyebut, salah satu pemicu penurunan jumlah penumpang adalah tingginya harga tiket pesawat. Berdasarkan informasi dari Kementerian Perhubungan masih ada sebagian maskapai yang memasang tarif tiket cukup tinggi.

"Mungkin karena harga tiket masih mahal. Kalau keberadaan tol saya kira tidak terlalu berpengaruh, kalaupun iya pengaruhnya kecil. Lebih banyak di harga tiket," ujar Tomy.

Puncak arus mudik pada periode Natal dan Tahun Baru 2020, lanjut Tomy, terjadi pada H-4 dengan jumlah penumpang sebanyak 6.564 orang. Sebagai rincian, untuk jumlah penumpang datang sebanyak 3.393 orang dengan jumlah penerbangan 21. Sedangkan jumlah penumpang berangkat sebanyak 3.171 orang dengan 25 penerbangan.

"Puncak penumpang sebelum Natal ini sesuai dengan perkiraan awal kami," katanya.

Jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu, menurut dia, jumlah penumpang pada puncak perjalanan sebelum Natal terjadi pada H-3.Pada saat itu jumlah penumpang mencapai 8.309 orang. Sementara , pada H-1 Natal tahun ini jumlah penumpang melalui Bandara Adi Soemarmo hingga siang tadi sebanyak 1.314 orang, sedangkan tahun lalu jumlah penumpang pada H-1 mencapai 5.598 orang.

"Kalau dari sisi jumlah pesawat yang melayani penumpang pada periode libur akhir tahun ini jumlah lebih banyak tahun lalu dibandingkan dengan tahun ini," jelasnya.

Ia menambahkan, sebagai gambaran, untuk tahun lalu total jumlah pesawat yang melayani penumpang pada H-2 sebanyak 53 pesawat, sedangkan H-2 tahun ini hanya 35 pesawat.

Menurut dia, pada tahun lalu cukup banyak maskapai penerbangan yang mengajukan "extra flight" atau penerbangan tambahan. Sedangkan tahun ini hanya dua maskapai yang mengajukan.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP