Ledakan di Medan Rusak Sejumlah Ruko, 2 Orang Tewas dan 8 Terluka

Kamis, 11 April 2019 22:01 Reporter : Yan Muhardiansyah
Ledakan di Medan Rusak Sejumlah Ruko, 2 Orang Tewas dan 8 Terluka Ledakan di Medan. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Ledakan keras merusak sejumlah rumah toko (ruko) di Jalan Kruing, Medan, Kamis (11/4) malam. Sekurangnya dua orang meninggal dunia dan 8 lainnya luka-luka dalam peristiwa ini.

"Ada dua anak yang meninggal dunia, kakak beradik berusia sekitar 10 dan 2 tahun. Selain itu ada 8 orang yang sudah dilarikan ke RS Royal Prima," kata Herry, salah seorang relawan di lokasi kejadian.

Saksi mata menyatakan ledakan terjadi sekitar pukul 18.45 WIB. Suara itu kemudian disertai api. Sejumlah ruko yang ada di sana pun rusak. Sebagian terbakar.

Ruko yang rusak umumnya merupakan lokasi usaha kuliner oleh-oleh. Posisinya tak jauh dari gerai Bolu Gulung Meranti. Ruko yang rusak di antaranya tempat usaha Bolu Amanda, Sate Kerang Rahmat,dan dua ruko di sebelahnya. Dua ruko yang ada di seberangnya juga rusak berat, yakni Rumah Oleh-Oleh Medan, dan ruko di sebelahnya.

Seorang saksi mata, Nur Bulan, pegawai Sate Kerang Rahmat, mengatakan, ledakan tiba-tiba saja terjadi. Dia tidak tahu pemicunya.

"Sebelumnya ada suara ledakan, enggak tahu, cuma meledak gitu saja tiba-tiba, enggak tahu lantai berapa. Saya lagi di luar memasukkan air minum," kata Nur.

Perempuan berjilbab ini khawatir masih ada temannya yang terjebak di lokasi itu. "Teman saya lagi tidur. Posisinya lagi di atas. Dia masih di dalam di Sate Kerang Rahmat," ucapnya sambil terisak.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto terjun langsung ke lokasi kejadian. Dia mengatakan ada 10 korban dalam peristiwa itu.

"Ada dua orang yang meninggal dunia. Korban luka yang delapan orang dewasa dan sudah dibawa ke Rumah Sakit Royal Prima dan Advent," kata Dadang.

Di antara 8 orang yang terluka terdapat pasangan suami istri pengusaha sate kerang. Keduanya dilaporkan mengalami luka bakar parah.

Penyebab ledakan ini belum diketahui dengan pasti. Dugaan sementara kejadian itu dipicu kebocoran gas, terlebih petugas mendeteksi adanya jejak gas di sana. "Penyebab pastinya menunggu hasil Labfor," tutup Dadang.

Lokasi kejadian masih dipasangi garis polisi. Petugas Basarnas pun dikerahkan menyisir lokasi, untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban lain. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Ledakan Tabung Gas
  2. Medan
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini