Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lebih irit dan praktis, Tarsono selalu mudik ke Tegal naik bajaj

Lebih irit dan praktis, Tarsono selalu mudik ke Tegal naik bajaj Mudik naik bajaj. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Di antara ribuan kendaraan roda dua dan roda empat yang melintasi jalur Pantura Pangulah, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melintas Bajaj berwarna biru. Kendaraan roda tiga itu digunakan keluarga tarsono untuk mudik ke kampung halamannya.

Tarsono dan keluarganya jendak merayakan Idul Fitri di kampung halaman di Tegal, Jawa Tengah. Dia berangkat dari Jakarta Selasa (12/6) pagi.

Bukan tanpa alasan Tarsono dan empat anggota keluarganya menggunakan bajaj. Selain relatif murah, juga bisa membawa penumpang dan bawaan lebih banyak dibanding sepeda motor. Irit bahan bakar jadi pertimbangan Tarsono memilih bajaj untuk mudik.

mudik naik bajaj

"Setiap mudik saya memang pakai bajaj, saya kan memang sopir bajaj, ini pergi sama rombongan," tutur Tarsono saat beristirahat di jalur Pantura Pangulah Karawang.

Tarsono tidak khawatir melaju di jalanan yang penuh dengan kendaraan dengan kecepatan tinggi.

"Sudah biasa berhimpitan dengan kendaraan roda dua," singkatnya.

Selain berharap selamat, Tarsono juga mengaku sudah tidak sabar untuk sampai ke tujuan. Mereka merindukan bisa berpuasa di kampung halaman sebelum merayakan Idul Fitri.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP