Langgar Izin Tinggal, 30 WN China di Deportasi Imigrasi Semarang

Jumat, 2 Agustus 2019 20:00 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Langgar Izin Tinggal, 30 WN China di Deportasi Imigrasi Semarang Ilustasi. ©2019 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Sebanyak 30 pekerja asing dideportasi oleh petugas Imigrasi. Mereka yang dideportasi rata-rata warga asal Tiongkok karena melanggar izin tinggal dan bekerja selama di Jawa Tengah.

"30 Warga Tiongkok kita deportasi karena mereka sudah overstay, izin tinggalnya lebih dari 50 hari, dan ada juga yang bekerja di salah satu pabrik semen," kata Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I Semarang Ma'mun di Semarang usai gelar rapat koordinasi Timpora, Jumat (2/8).

Dia menyebut tidak hanya deportasi, kata Ma'mun, terdapat 13 orang asing di wilayah Kantor Imigrasi I Semarang dilakukan proses hukum. Mereka melanggar izin tinggal dan bekerja dan kasusnya masih berjalan.

"12 Warga Taiwan, 10 masuk masa pelimpahan berkas pertama sedangkan dua warga Malaysia berkasnya sudah P21," jelasnya.

Dari hasil temuan bahwa warga asing yang terjaring melanggar pemakaian visa sebagai kunjungan wisatawan maksimal 30 hari. Di Semarang, pihaknya menemukan sekitar 160 perusahaan yang memakai jasa pekerja asing.

"Kita terjunkan Tim Pora untuk perketat aktivitas, dan mencegah penyalahgunaan KITAS. Sebab, banyak keberadaan orang asing. Tergantung WNA bersangkutan, tujuan dia mau berapa lama di Indonesia," terangnya.

Sedangkan dari data yang diperoleh dari kantor Imigrasi Semarang, terdapat tujuh daerah di Jateng yang kerap disusupi tenaga kerja asing selama tahun 2019. Ketujuh wilayah yang dimaksud antara lain, Kota Semarang, Grobogan, Salatiga, Kabupaten Semarang, Kudus, Kendal dan Demak.

Jumlah pekerja asing yang mendiami ke tujuh wilayah itu sebanyak 2.185 orang. Mereka bekerja di 296 perusahaan. "Paling banyak mereka tinggal di Kota Semarang. Jumlahnya sudah mencapai 1.124 orang. Sebarannya ada di 160 pabrik," tutup Ma'mun. [ded]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini