Laboratorium Terbatas, Hasil Tes Corona di Banten Baru Bisa Diketahui 10 Hari Lebih
Merdeka.com - Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) yang merupakan rumah sakit umum milik Kabupaten Serang, menjadi salah satu rumah sakit rujukan di Banten untuk penanganan corona atau Covid-19.
Sejumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 dari sejumlah wilayah di Provinsi Banten seperti Kabupaten Serang, Pandeglang, Cilegon dan Kota Serang ditangani di rumah sakit tersebut.
Keterbatasan laboratorium di Banten memaksa petugas medis harus mengirim tes swab (cairan tenggorokan) ke laboratorium Litbangkes Jakarta, agar mengetahui pasien tersebut positif atau negatif corona.
Mirisnya, pasien dan tenaga medis di rumah sakit tersebut harus menunggu 7 sampai 10 hari lebih untuk mendapatkan hasilnya.
"Mungkin 7-10 hari kita tunggu saja. Ini ada yang 10 hari belum keluar, kasihan pasiennya padahal kondisinya sudah baik," ujar Humas RSDP Serang Anam melalui pesan singkat, Selasa (24/3).
Anam mengungkapkan, hingga Selasa, pasien PDP yang menjalani perawatan bertambah dua orang. Keduanya merupakan warga Serang. Dan masih menunggu hasil tes Swab dari Litbangkes Jakarta.
"Ada penambahan 2 PDP, jadi total yang dirawat ada 6 PDP. Kalau belum saya umumkan belum ada hasilnya, total sampai hari ini ada 11 PDP," kata Anam. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya