Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kronologi penganiayaan Ratna Sarumpaet versi Fadli Zon

Kronologi penganiayaan Ratna Sarumpaet versi Fadli Zon Ratna Sarumpaet dan Fadli Zon. ©2018 Istimewa

Merdeka.com - Aktivis Ratna Sarumpaet dianiaya hingga wajahnya mengalami sejumlah luka. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menceritakan penganiayaan itu terjadi di parkiran Bandara Husein Sastranegara Bandung.

"Kejadiannya kurang lebih seminggu yang lalu, ini sudah kita investigasi, tempatnya di Bandung, di parkiran Bandara," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/10).

Dia melanjutkan, Ratna dianiaya oleh dua atau tiga orang laki-laki. Hal itulah yang menyebabkan wajah Ratna babak belur.

"Sambil lukanya waktu itu mengalami pusing luar biasa karena penganiayaan itu dilakukan oleh mungkin dua atau tiga orang laki-laki," ungkapnya.

Fadli Zon mengungkap alasan Ratna untuk tidak melapor ke Polisi sejak penganiayaan terjadi. Kata dia, Ratna ingin pemulihan fisik dan psikologis.

"Jadi beliau recovery karena ada luka jahitan di kepala, oleh oknum-oknum yang melakukan tindakan keji dan biadab kepada Mbak Ratna," ujarnya.

"Dan Mbak Ratna sendiri tidak ingin ini ada diekspose sebelumnya, karena ingin proses recovery dan juga saya yakin beliau mengalami trauma, tidak pernah menyangka dalam hidup beliau ada suatu perlakuan atau tindakan seperti itu," ucapnya.

Meski begitu, Fadli meminta Ratna untuk tetap teguh serta pantang menyerah. Dia pun sudah mencoba untuk menghibur Ratna.

"Saya juga menghibur untuk tetap teguh. Saya kira Mbak Ratna adalah seorang aktivis yang berani, teguh, punya pendapat dan pandangan yang kokoh," tegasnya.

Seperti diketahui, hingga saat ini Ratna belum membuat laporan ke polisi. Peristiwa itu terjadi pada 21 September lalu. Ratna pun belum memberikan keterangan secara resmi dengan alasan masih trauma.

Direktur Reskrimum Polda Jawa Barat Kombes Umar Surya Fana mengatakan, pihaknya telah menelusuri sejumlah rumah sakit dan klinik yang ada di Bandung dan sekitarnya.

Total sementara sudah ada 31 rumah sakit yang dicek oleh kepolisian. Sebanyak 23 di antaranya berada di Kota Bandung. Namun hasilnya tidak ditemukan jejak pengobatan atas nama Ratna Sarumpaet.

"Delapan RS di wilayah Cimahi juga sudah dicek, semua negatif. Yang jelas Polda Jabar dan jajaran proaktif menindaklanjuti berita di medsos dengan cek ke RS-RS," ujar Umar saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jakarta, Selasa (2/10).

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP