Krisis air bersih, warga Karawang terpaksa pakai air kubangan bau berlumut

Senin, 20 Agustus 2018 03:33 Reporter : Bram Salam
Krisis air bersih, warga Karawang terpaksa pakai air kubangan bau berlumut Krisis air Warga Karawang Gunakan Air Kubangan Bau. ©2018 Merdeka.com/Bram Salam

Merdeka.com - Krisis air bersih terus melanda wilayah Kabupaten Karawang. Sudah dua bulan terakhir warga di sejumlah wilayah mengalami kesulitan air bersih.

Daerah terparah mengalami krisis air bersih terjadi di wilayah Karawang Selatan. Seperti dialami warga Desa Cigunungsari, Kecamatan Tegalwaru, Karawang setiap pagi dan petang puluhan warga mengambil air di sebuah kubangan yang airnya keruh bercampur lumpur.

Mereka tidak punya pilihan lain, setelah sumur mereka mengering sejak beberapa bulan terakhir karena kemarau.

"Sudah hampir dua bulan kondisinya begini. Air ini kita gunakan untuk mandi dan mencuci. Tapi kami kasi tawas dulu biar tidak keruh," kata salah seorang warga, Itoh, Minggu (19/8).

Dia mengatakan mereka terpaksa menggunakan air kubangan yang warnanya keruh, bau, bercampur lumut untuk minum. Pasalnya, air bersih hanya bisa mereka peroleh dengan membeli dari warga yang memiliki mobil pengakut air dan bak penampungan. Air bersih yang mereka beli itu, hanya digunakan untuk minum.

Untuk mendapatkan air, warga juga terpaksa harus berjalan kaki sejauh dua kilometer sambil menjinjing ember.

"Sudah biasa kita begini setiap tahun. Jadi sudah tidak dirasa capeknya. Ya dari pada kita beli air, kan otomatis keluar uang lagi. Kalau bisa dikerjakan kenapa harus membeli," jelas Itoh.

Warga berharap ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Karawang. "Bantuan belum ada. Nggak tahu kenapa pemerintah tidak pernah turun tangan kalau warga susah begini mah," keluh Itoh. [did]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini