KPU Sulsel akan bikin TPS terapung di wilayah terendam banjir
Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan (Sulsel) belum menempatkan tempat pemungutan suara (TPS) di empat kecamatan di Kabupaten Wajo dan satu kecamatan di Kabupaten Luwu, Selasa (26/6). Penyebabnya lantaran di wilayah tersebut masih terendam banjir.
"Kami akan antisipasi karena masyarakat harus diberi akses memilih, bagaimanapun caranya. Jadi kami menunggu lagi laporan paling terakhir. Jika masih tidak memungkinkan karena air masih tinggi, maka ada dua solusi yakni kita tarik pembangunan TPS itu ke lokasi yang lebih tinggi atau membuat TPS terapung," terang Humas KPU Sulsel Asrar Marlang di Makassar.
Menurut Asrar, konsep TPS terapung bukan kali pertama dilakukan. Hal yang sama juga pernah dterapkan pada Pemilu lima tahun silam.
"Kita tidak mau sampai ada pemilihan susulan karena akan berdampak lain, yakni tinggi resikonya karena harus menerapkan lagi aturan tersendiri," lanjutnya.
Logistik Pemilu di daerah terjauh dan tersulit pada umumnya sudah didistribusi. Baik daerah pegunungan maupun kepulauan. Daerah-daerah di lokasi seperti ini didahulukan karena pertimbangan cuaca rawan.
"Kita terus monitoring tiap perkembangan sehingga seluruh persiapan bisa dipastikan 100 persen, kalau tidak bisa dikatakan 100 persen agar Pilkada besok bisa terlaksana dengan baik," terang Asrar.
Data KPU Sulsel menunjukkan jumlah pemilih dalam Pilkada tahun ini sebanyak 6.022.987, dengan jumlah TPS sebanyak 17.140 TPS.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya