KPK geledah rumah pribadi dan ruang kerja Bupati Nganjuk
Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruang kerja Bupati Nganjuk Taufiqurrahman di areal Pendopo, Nganjuk, Jawa Timur. Diduga, penggeledahan ini terkait dugaan korupsi kegiatan APBD Nganjuk kurun waktu 2009-2015.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkab Nganjuk Ghozali Affandi mengemukakan rombongan KPK datang dan langsung bertemu dengan Bupati. Setelah itu, mereka memeriksa sejumlah ruangan, termasuk ruang kerja Bupati.
"Tadi rombongan datang dan memeriksa sejumlah lokasi, termasuk ruangan Bupati," katanya saat dikonfirmasi, Senin (5/12), demikian dilansir Antara.
Ghozali mengaku tidak tahu persis pemeriksaan detail terkait dengan kedatangan KPK tersebut. Dia hanya memantau dari luar, sementara rombongan ke dalam ruangan dan pegawai yang tidak berkepentingan langsung tidak diperbolehkan masuk.
Dari informasi yang didapat, tim KPK itu sengaja melakukan penggeledahan terkait dugaan korupsi APBD Nganjuk kurun waktu 2009-2015. "Kalau soal apa penggeledahan itu, saya kurang tahu," kata Gazali.
Rombongan KPK tersebut datang sekitar jam 10.00 WIB. Rombongan disambut Bupati dan dipersilakan masuk ke ruang dinasnya. Mereka pun langsung masuk ke ruang dinas Bupati dan memeriksa sejumlah berkas terkait dengan pemanfaatan APBD.
Selain menggeledah ruang Bupati Nganjuk, rombongan KPK juga menggeledah Unit Layanan pengadaan (ULP) Kabupaten Nganjuk serta rumah pribadi Bupati Nganjuk di Jalan Kartini, Kabupaten Nganjuk.
KPK sebelumnya juga melakukan penggeledahan di rumah Bupati Nganjuk Taufiqurrahman, yang berada di Kabupaten Jombang, hingga akhirnya melanjutkan penggeledahan di Nganjuk. Pemeriksaan itu dilakukan secara tertutup.
Sementara itu, Plt Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak menyatakan hanya dilakukan penggeledahan di kantornya. Sejauh ini, KPK belum menetapkan siapa tersangkanya.
"Hari ini melakukan penggeledahan, tapi mengenai kasusnya belum bisa sampaikan sekarang. Masih dilakukan kegiatan di ruang kerja yang bersangkutan malam ini," tutup Yuyuk kepada merdeka.com melalui telepon selularnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya