KPK didesak ikut usut kasus Novel, Polda sebut 'Percaya pada Polisi'
Merdeka.com - Sudah genap satu bulan penyidikan berjalan namun polisi belum juga menetapkan tersangka kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Sejumlah orang sudah diperiksa. Terbaru, polisi mengamankan satu orang yang diidentifikasi sebagai terduga pelaku. Pria itu berinisial AL. Namun polisi tidak ingin buru-buru menetapkannya sebagai tersangka.
Lamanya waktu yang dibutuhkan polisi untuk menyelesaikan kasus ini membuat sejumlah pegiat dan aktivis antikorupsi mendesak KPK turun tangan dan membantu pihak kepolisian. Desakan itu semakin kuat berhembus. Polisi hanya menanggapi santai dan meminta semua pihak memberi kepercayaan pada penegak hukum.
"Percayakan saja sama kepolisian," tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (11/5).
Polisi mengaku belum menerima kabar bahwa KPK akan turun tangan membantu penyidikan kasus Novel. Sejauh ini polisi masih dalam tahap memeriksa saksi dan mengumpulkan barang bukti. "Belum dapat itu (bantuan)," singkatnya.
Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) menegaskan tidak akan mencampuri kasus penyiraman air keras yang dialami penyidik senior Novel Baswedan. Sebab, KPK menilai kejahatan kriminalitas merupakan kewenangan kepolisian.
"Kami percaya ini bisa diungkap. Kapolri telah datang menjenguk Novel di rumah sakit. Presiden juga sudah perintahkan Kapolri untuk menangkap pelakunya," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Rabu (19/4).
Febri mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu kinerja Polri untuk menangkap pelaku. Oleh karena itu pihaknya terus memantau perkembangan kasus kekerasan yang dialami Novel. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Polri dan KPK juga siap memberikan bantuan yang diperlukan pihak kepolisian dalam mengusut kasus tersebut.
"Kami harap dalam waktu dekat akan ditemukan pelakunya. Kami berikan apa yang dibutuhkan kalau penyidik Polri membutuhkan. Dan dengan ditangkapnya pelaku maka akan diketahui motif dan pihak yang berkepentingan dalam teror terhadap Novel yang kini dirawat di Singapura," tegasnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya