KPK berharap Jokowi pilih calon terbaik pengganti Patrialis Akbar
Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih satu yang terbaik dari tiga calon pengganti hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar. Saat ini, ketiga calon itu pun sudah mengikuti serangkaian tes oleh panitia seleksi (Pansel).
Ketiga nama calon itu di antaranya, Guru Besar Tata Negara Universitas Andalas, Saldi Isra, Dosen Universitas Nusa Cendana, Bernard Tanya dan terakhir mantan Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Wicipto Setiadi.
"Jadi saya berharap bahwa presiden bisa menentukan pilihan yang terbaik dari ketiga itu," kata Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif di Gedung KPK, Jakarta, Senin (3/4).
Dikatakan Laode, ketiga calon hakim MK itu pun sudah melewati semua rangkaian tes. Bahkan, ketiganya telah dinyatakan lolos background check kepada KPK, PPATK, Polri, Kejaksaan sampai kepada masyarakat.
"Jadi tergantung kepada presiden untuk menentukan siapa yang paling pas," kata dia.
Diketahui, hari ini Pansel Hakim Konstitusi audah menyerahkan tiga nama calon pengganti Patrialis Akbar kepada Presiden Jokowi. Dari 11 calon, Saldi Isra menduduki posisi pertama dan disusul oleh Bernard Tanya dan terakhir Wicipto Setiadi.
Ketiga nama itu lolos mulai dari proses administrasi, tes, wawancara dan hasil pelacakan rekam jejak yang berasal dari beberapa instansi resmi maupun dari masyarakat. Ketiganya terpilih karena dianggap memenuhi syarat dan pertimbangan Pansel berdasarkan Undang-undang dasar, integritas, independensi, dan karakter kenegarawannya.
Pergantian hakim MK ini dilakukan, setelah Patrialis Akbar menjadi pesakitan kasus suap uji materi Undang-undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Presiden Jokowi memiliki waktu kurang lebih satu minggu untuk menentukan calon pengganti Patrialis.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya