KPK Awasi Pembangunan Fase 2 MRT Koridor Bundaran HI-Kota

Kamis, 20 Juni 2019 01:24 Reporter : Merdeka
KPK Awasi Pembangunan Fase 2 MRT Koridor Bundaran HI-Kota MRT-KPK Tandatangani Pakta Integritas. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - PT Mass Rapid Transit Jakarta (PT MRT Jakarta) menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menandatangani pakta integritas pengadaan fase 2 MRT Jakarta koridor Bundaran HI-Kota. Menurut Direktur Penelitian dan Pengembangan KPK, Wawan Wardiana, proyek MRT yang mengelola dana besar serta dalam tempo yang singkat riskan akan terjadi korupsi.

Ia mengungkapkan sudah tugas daripada KPK untuk memberikan rekomendasi kepada proyek-proyek yang dikelola dengan dana APBN.

"Kalau pencegahan kan orang Litbang melihat, mengkaji, menggali potensi-potensi celah bagi oknum-oknum ke depannya. Maka sudah pasti sebagai orang pencegahan memberikan rekomendasi. Jadi tolong kalau ini tidak dilakukan perbaikan maka ke depannya akan digunakan oleh oknum. Perbaiki, perbaiki sistemnya, mungkin bisa diubah, ditambah tergantung pada hasil kajian kita seperti apa," ucap Wawan saat menjelaskan tugas Litbang KPK di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, Rabu (19/6).

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar menyampaikan bahwa pelibatan KPK sebagai upaya untuk pencegahan proyek tersebut supaya sesuai dengan sebagaimana yang ditentukan. Terutama hal-hal yang menyangkut pengelolaan anggaran.

"Pencegahan. Lebih bagus mencegah daripada nanti terjadi persoalan. Kita ingin seluruh elemen yg melakukan pengawalan terhadap anti-korupsi itu menjaga proses ini. Ini proyek besar biayanya juga besar sekali ya ga mungkin MRT kerjain sendiri. Dia harus dikawal," katanya di kesempatan yang sama.

"Oleh sebab itu semua elemen yg terkait dengan pengawasan itu kita libatkan dalam mengawal proses ini," lanjut William.

Diketahui, pengadaan fase 2 MRT Jakarta koridor Bundaran HI-Kota akan didanai oleh pinjaman lunak dari pemerintah Jepang. Nilainya mencapai Rp22,5 triliun.

"Nilai total untuk fase dua kita siapkan anggarannya itu sebesar 22,5 triliun rupiah dan itu seluruhnya adalah pendanaan pinjaman lunak yang kita dapatkan dari pemerintah Jepang," ucapnya.

William menyampaikan, fase dua ini ditargetkan selesai dikerjakan pada akhir 2024. Saat ini, paket pengerjaan CV200 sudah mulai tahap pengerjaan.

"Fase dua ya sudah kita mulai CV200 yaitu pembangunan receiving substation di Monas juga mulai dibangun ya. Kemudian CV201 yaitu paket pertama kita yang dikerjai oleh JAK yaitu dari Bundaran HI menuju Harmoni yaitu dalam proses lelang. Kemudian CV202, 203 juga akan segera biding dalam waktu beberapa minggu kedepan," pukas William.

"Jadi masih kontrak kita on target ya kalau semua berjalan sesuai rencana sampai ke Kota itu akan kita selesaikan di tahun 2024," imbuhnya.

Jalur 100 Persen Bawah Tanah

Dalam kesempatan itu, William juga menyampaikan bahwa pembangunan MRT fase dua akan 100 persen melalui jalur bawah tanah. Hal ini dikarenakan keterbatasan lahan serta kesulitan medan yang padat akan penduduk dan melalui sungai.

"Kalau yang fase dua dan Kota 100 persen bawah tanah. Jadi kenapa dia bawah tanah karena memang lahannya lebih sulit ya kemudian seperti yang anda ketahui kawasan di Harmoni itu akan ada sungai di situ ada kali jadi kita lewat bawah tanah semuanya dan ya memang lahan terbatas dan kemudian berdasarkan desain ya direncanakan bawah tanah akan lebih dalam dari fase 1 karena kita akan lewat dari bawah kali," kata William.

Fase dua ini akan terintegrasi dengan Stasiun KRL Jakarta Kota. Menghubungkan titik-titik bersejarah di sekitar Jakarta.

"Akan terintegrasi. Jadi fase du itu ujungnya kalau yang fase 2 A itu akan terintegrasi dengan Stasiun Kota, akan terintegrasi dengan Kota Tua. Jadi kalau yang akan kita bangun itu ada beberapa stasiun-stasiun yang sifatnya historic dan monumental, yaitu di Monas, di Harmoni dan juga nantinya di Kota Tua," ucap William.

Fase dua ini dibangun dengan panjang mencapai 8,3 kilo meter. Dengan jarak sepanjang itu, William memperkirakan waktu tempuh mencapai 20 menit.

"8,3 kilo meter yang sekarang fase dua. (Waktu tempuh) kira-kira 20 menit akan sampai ke Kota Tua dari Bundaran HI," pungkasnya.

Reporter: Yopi M

Sumber: Liputan6.com [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini