Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Korlantas Ungkap 5 Penyebab Kemacetan Parah di Puncak saat Libur Isra Miraj

Korlantas Ungkap 5 Penyebab Kemacetan Parah di Puncak saat Libur Isra Miraj Jalur Puncak Macet Parah Libur Isra Miraj. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Kondisi kemacetan panjang yang terjadi di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor ketika momen libur panjang Isra Mi'raj tengah menyedot perhatian. Lantaran, kemacetan tersebut terjadi hingga berjam-jam.

Merespons hal tersebut, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah menganalisis sejumlah penyebab kemacetan. Salah satunya, faktor animo masyarakat yang cukup tinggi sehingga membuat kapasitas jalan tidak sesuai dengan volume kendaraan.

"Penyebabnya, adanya animo yang tinggi masyarakat menuju objek wisata, sehingga kapasitas jalan yang sudah tidak sesuai," kata Kabagops Korlantas Polri Kombes Eddy Djunaedi kepada merdeka.com, Selasa (1/ 3).

Kondisi tersebut, kata Eddy, semakin diperparah dengan adanya sejumlah kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang alami kerusakan sehingga harus menepi di pinggir jalan.

"Penyebabnya ada Kendaraan roda dua maupun roda empat yang rusak," sebutnya.

Selain itu, Eddy juga menyebut pengaruh tindakan parkir liar yang kerap memakan atau menghambat laju kendaraan menjadi salah satu penyebab kemacetan di jalur Puncak.

"Selain itu ada juga pengaturan parkir yang harus segera dibenahi dan adanya kecelakaan," tuturnya.

Dari beberapa penyebab tersebut, Eddy menilai jika persoalan ini harus menjadi perhatian seluruh pihak guna mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di jalur Puncak, Bogor ketika momentum liburan.

"Hal tersebut di atas tentunya kita bersama baik polisi bersama pihak terkait. Termasuk masyarakat pengguna jalan juga harus bertanggung jawab bersama-sama menjaga situasi kelancaran lalu lintas," tuturnya.

Sebelumnya, pada Minggu (27/2) kemarin, media sosial ramai membagikan kondisi lalu lintas di Puncak yang macet parah. Hingga malam hari kemacetan belum mencair.

KBO Lantas Polres Bogor, Iptu Ketut Lasswarjana mengatakan, penyebab terjadi kemacetan lantaran naiknya volume kendaraan ke arah puncak dari pekan sebelumnya.

"Iya, dibandingkan minggu-minggu kemarin berbeda, karena ini kan long weekend. Jadi banyak yang ke sini (Puncak, Bogor). Karena kan, kemarin dan hari ini masih tanggal merah," katanya saat dihubungi merdeka.com, Senin (28/2).

Selain itu volume kendaraan, dia melaporkan, kepadatan terjadi akibat dampak banyaknya pengendara roda dua yang melintas melewati pos ganjil-genap (gage) melalui sejumlah jalan tikus.

"Kemarin itu lebih banyak didominasi, penyebabnya adalah roda dua sepeda motor. Karena kan sepeda motor itu, banyak dari jalan-jalan tikus mereka lalui," terangnya.

"Terus motor sedikit aja ada celah, dia langsung masuk. Mau yang atas mau yang ke bawah. Jadi dia masuk-masuk terus, hingga terjadilah penumpukan," lanjut Ketut.

Dia mengungkapkan, antrean kendaraan semakin diperparah saat terjadi hujan. Hujan menyebabkan pengendara motor berhenti di bahu jalan untuk berteduh.

"Belum lagi kemarin sempat ada turun hujan, hujan angin. Itu mereka berhenti di pinggir-pinggir jalan neduh begitu. ditinggal motornya jadi ada penumpukan," terangnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP