Kodam Jaya Minta Warga Laporkan Anggota TNI Terlibat Perusakan Rumah Jukir
Merdeka.com - Rumah salah seorang juru parkir yang diduga terlibat pemukulan Anggota TNI AL, Kapten Komaruddin dirusak orang tak dikenal pada Selasa (11/12) malam lalu. Diduga hal ini buntut dari pemukulan Komaruddin sebelumnya.
Kodam Jaya akan meminta anggotanya ganti rugi atas kerusakan yang dialami pemilik rumah jika terbukti anggotanya terlibat dalam perusakan tersebut.
"Kita juga pasti tindak tegas anggota tadi yang melakukan perusakan. Jika terbukti terlibat. Sudah jelas dia melanggar itu," jelas Kepala Pusat Penerangan Kodam Jaya, Kolonel (Inf) Kristomei Sianturi di Mapolda Metro Jaya, Jumat (14/12).
Namun, kini TNI kata Kristomei tengah melakukan penyelidikan guna memastikan kabar menyebut ada anggotanya terlibat pengrusakan rumah milik Holuan Hutapea itu. Jika terbukti, maka anggota tersebut harus bertanggung jawab dengan membayar ganti rugi.
"Kita tindak tegas anggota tadi dan (diminta) mempertanggungjawabkan perbuatannya. Yang merusak siapa? Anggota lah. Masak TNI yang tanggung jawab? Memang itu atas nama TNI? Kan enggak, atas nama pribadi kan," kata dia.
Kristomei mengimbau kepada warga jika memang ada bukti keterlibatan anggota TNI yang melakukan perusakan rumah tersebut agar dilaporkan ke Kodam Jaya. Sehingga pihaknya segera menindaklanjuti.
"Makanya sekarang bantu kita, bila menemukan bukti-bukti itu anggota TNI ya lapor ke kita. Jangan hanya menunggu kita. Kita juga terbatas. Memang gue di situ? Kan enggak ada, mana gue tahu lah (TNI terlibat). Jadi siapa yang melihat itu, misalnya, ini nih bener nih, TNI tetangga gue nih yang melakukan, ya lapor ke kita dong," tuturnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya