Khofifah Targetkan Vaksin Moderna Sudah Menyebar di Jatim Pekan Depan

Minggu, 1 Agustus 2021 03:00 Reporter : Muhammad Permana
Khofifah Targetkan Vaksin Moderna Sudah Menyebar di Jatim Pekan Depan vaksin moderna. ©Reuters

Merdeka.com - Vaksin Moderna terus diedarkan ke berbagai penjuru Tanah Air setelah mendarat di Jakarta dari Amerika Serikat 2 pekan lalu. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menargetkan, vaksin yang memiliki nama resmi mRNA-1273 ini sudah beredar pekan depan di seluruh kota/kabupaten yang ada di Jawa Timur.

“Doakan saja, semoga Kamis, atau Jumat atau Sabtu pekan depan, Vaksin Moderna sudah ada di sini. Ini vaksin yang berbeda, diprioritaskan untuk tenaga kesehatan,” ujar Khofifah saat menghadiri acara vaksinasi yang digelar oleh Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) di kampus Unej pada Sabtu (31/07).

Sebagaimana ketetapan dari Kemenkes, vaksin Moderna diutamakan untuk tenaga kesehatan (nakes) sebagai garda terdepan melawan pandemi Covid-19, agar memiliki daya tahan yang lebih kuat. Para nakes tersebut sebelumnya juga sudah mendapatkan 2 kali dosis vaksin merek Sinovac buatan Cina.

“Nanti para nakes tersebut akan mendapatkan pakta integritas usai disuntik vaksin Moderna,” ujar Khofifah.

Selain itu, rencananya pada pekan depan, Pemprov Jatim akan melakukan vaksinasi untuk masyarakat disabilitas. Mereka akan mendapatkan vaksin merek Sinovac. “Jadi mulai sekarang bisa disosialisasikan kepada asosiasi difabel, untuk vaksinasi pekan depan,” tutur Khofifah.

Karenanya, Khofifah meminta agar Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan di tiap kabupaten/kota untuk melakukan sosialisasi dan pendataan masyarakat difabel agar bisa mengikuti vaksinasi pekan depan. “Lokasinya bisa di kampus Unej seperti ini, saya pikir cukup representatif. Di sini cukup luas, sehingga bisa jaga jarak. Juga ada tempat vaksin khusus untuk perempuan,” ucap Khofifah.

Khofifah meminta, dalam percepatan vaksinasi ini, masyarakat lokasi vaksinasi diperhatikan. Hal ini untuk mencegah timbulnya kerumunan mengingat antusiasme masyarakat yang cukup tinggi terhadap vaksin Covid.

“Semoga ini bisa mempercepat terbentuknya herd immunity sehingga pandemi bisa segera kita atasi,” pungkas Khofifah.

Kegiatan vaksinasi yang digelar oleh KAUJE tersebut menggunakan vaksin merek AstraZeneca yang juga buatan Amerika Serikat. “Perbedaannya dengan vaksin Sinovac, kalau AstraZeneca bisa digunakan mulai usia 18 tahun ke atas. Sedangkan Sinovac bisa digunakan mulai usia 12 tahun ke atas. Sehingga rentang usianya lebih luas Sinovac,” ujar dr. Ulfa Elfiah, M.Kes., Sp.BP.RE.(K), dokter dan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Jember (FK Unej) yang menjadi koordinator teknis vaksinasi. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini