Keuntungan salat berjemaah, dibebaskan api neraka & kemunafikan

Kamis, 15 Juni 2017 20:00 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Keuntungan salat berjemaah, dibebaskan api neraka & kemunafikan Kekhusyukan salat tarawih di Istiqlal. ©2017 merdeka.com/iqbal s nugroho

Merdeka.com - "Salat berjemaah lebih utama dua puluh derajat daripada salat sendirian," sabda Rasulullah SAW.

Rasulullah mengatakan, bagi umat muslim yang salat berjamaah selama empat puluh hari dan mendapatkan takbir pertama maka dia akan mendapat dua kebebasan. Kebebasan pertama ialah bebas dari api neraka dan kedua kebebasan kemunafikan.

"Barangsiapa mengerjakan salat selama empat puluh hari dengan berjamaah dan mendapati takbir pertama, maka dicatat baginya dua kebebasan. Kebebasan dari api neraka dan kebebasan kemunafikan," ujar Rasulullah, dikutip dari buku Dahsyatnya Shalat Subuh: Rahasia-Rahasia Pribadi Yang Membuat Shalat Subuh ditulis Samir al-Qarni.

Soal salat berjamaah juga dibahas dalam riwayat Abu Al Ahwash bahwa Abdullah Mas'uda ra berkata, "Barangsiapa senang untuk berjumpa dengan Allah kelak sebagai seorang muslim, maka hendaklah menjaga salat-salat ini sekiranya datang panggilannya. Sesungguhnya Allah telah mensyariatkan kepada Nabi kalian sunnah-sunnah petunjuk. Dan salat-salat ini adalah termasuk sunnah petunjuk. Seandainya kalian mengerjakan salat di rumah-rumah kalian seperti orang ini yang meninggalkan jemaah, niscaya kalian telah meninggalkan sunnah Nabi kalian. Tiada seorang yang bersuci, lalu menyempurnakan sucinya kemudian pergi ke masjid melainkan Allah mencatat kebaikan baginya dari setiap langkah. Allah mengangkat derajat satu langkah dan menghapus dosa dengan satu langkah lainnya."

Jadi jelas dalam pemaparan di atas bahwa salat di masjid memiliki keutamaan dibanding salat sendiri di rumah. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Lentera Ramadan
  2. Jakarta
  3. Ramadan 2017
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini