Ketua Umum PBNU sebut Ahok sudah NU

Senin, 10 April 2017 21:49 Reporter : Nur Habibie
Ketua Umum PBNU sebut Ahok sudah NU Ahok-Djarot bertemu Ketua PBNU. ©2017 Merdeka.com/nur habibie

Merdeka.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama melakukan pertemuan dengan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat di kantor PBNU di Kramat Raya, Jakarta Timur, Senin (10/4).

Dalam pertemuan itu, Ketua PBNU Said Aqil Siradj menceritakan rencananya ceramah ke empat kota di China. Jika Ahok terpilih kembali sebagai Gubernur DKI, Said berjanji mengajak Ahok.

"Nanti kalau Pak Ahok kepilih, bolehlah ajak Pak Ahok juga, karena Pak Ahok ini sudah NU," kata Said di markas PBNU, Kramat Raya, Jakarta Timur, Senin (10/4).

Selain mengatakan Ahok sudah menjadi bagian dari warga NU, said juga menyebut Ahok sudah hafal salah satu surat Alquran. "Pak Ahok hafal juga dia surat Alfatihah," tambahnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung santai itu, Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faisal melontarkan candaannya. Menurutnya, surat Alfatihah terlalu panjang untuk Ahok.

"Pak Ahok, kalau baca surat Alfatihah kepanjangan, gimana kalau yang pendek saja, dua kalimat Syahadat?" kata Helmy sambil tersenyum.

Setelah itu giliran, Ketua Partai Persatuan Pembangunan versi muktamar Jakarta Djan Faridz menanggapi candaan itu. Jika Ahok membaca dua kalimat syahadat, Djan berjanji mengajarkan surat Alquran yang lainnya. "Kalau sudah baca Dua Kalimat Syahadat, ntar saya ajarin baca surat Annisa," tutup Djan Faridz sambil tertawa.

Ketua PBNU Said Aqil Siradj berharap pencoblosan Pilkada putaran dua yang rencananya dilaksanakan Rabu (19/4) berjalan dengan tentram dan nyaman. Said mengajak seluruh umat Islam ikut menjaga suasana damai dan aman. "Islam Nusantara, Islam yang menjaga, menjamin," tambahnya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini