Ketua MPR Minta KLHK Jelaskan Dampak UU Cipta Kerja Bagi Lingkungan ke Publik

Senin, 19 Oktober 2020 19:40 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Ketua MPR Minta KLHK Jelaskan Dampak UU Cipta Kerja Bagi Lingkungan ke Publik Raker Menteri LHK Membahas Tambang dan Isu Plastik. ©2019 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Ketua MPR-RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyoroti penilaian sejumlah pihak yang menilai Undang-Undang (UU) Cipta Kerja berpotensi mengancam keberadaan hutan nasional di Indonesia. Untuk itu, Bamsoet mendorong pemerintah memberikan pencerahan kepada publik agar tidak salah paham.

"Mendorong pemerintah, dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK, untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat secara tertulis maupun lisan terhadap dampak UU Cipta Kerja bagi lingkungan, khususnya bagi keberadaan hutan di Indonesia," kata Bamsoet, Senin (19/10).

Kemudian, Bamsoet mendorong KLHK untuk menyatakan UU Cipta Kerja di dalam ketentuan pasal-pasalnya justru mempermudah pemerintah mencabut izin usaha perusahaan perusak lingkungan. Dikarenakan, terdapat penggabungan pengurusan izin analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) dengan pengurusan izin usaha.

"Sehingga jika perusahaan didapati melanggar ketentuan atau peraturan yang berlaku, maka pemerintah bisa mencabut keduanya sekaligus," ucapnya.

Selanjutnya, politikus Golkar itu mendorong KLHK menjelaskan kepada masyarakat bahwa UU Cipta Kerja menyederhanakan perizinan agar dapat memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha. Mengingat, selama ini celah untuk melakukan tindakan korupsi berada di perizinan usaha.

Selain itu, Bamsoet mendorong KLHK dalam menyusun aturan turunan terhadap UU Cipta Kerja terkait lingkungan dan kehutanan agar dapat melibatkan masyarakat dan akademisi terkait.

"Sehingga aspirasi dan masukan untuk implementasi UU Cipta Kerja di bidang lingkungan dapat lebih baik dan menunjukkan bahwa pemerintah berkomitmen tetap menjaga kelestarian hutan," pungkasnya. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini