Kesan kedatangan Obama kala teror mencekam Indonesia

Minggu, 2 Juli 2017 07:02 Reporter : Angga Yudha Pratomo
obama di acara diaspora. ©2017 REUTERS/Agoes Rudianto

Merdeka.com - Marak aksi teror mencekam Indonesia tidak membuat Presiden ke-44 Amerika Serikat, Barack Obama, ragu mengagendakan pelbagai kegiatan. Obama bahkan memutuskan hadir dalam konferensi diaspora di Jakarta. Meski malam sebelumnya terjadi insiden penikaman terhadap polisi dilakukan seorang diduga kuat terkait jaringan ISIS.

Selama di Tanah Air, Obama tetap santai mengunjungi beberapa destinasi wisata bersama keluarga dan rombongannya. Seperti menikmati keindahan Pulau Dewata Bali dan mengunjungi wisata sejarah dan budaya di Yogyakarta.

Selama berada di Indonesia, Obama memang mendapat pengawalan VVIP dari petugas keamanan. Namun, itu tidak mengganggunya. Keseruan berlibur bersama keluarga tetap bisa dinikmati sebelum bertemu Presiden Joko Widodo dan berbicara di acara diaspora Indonesia.

Rasan aman selama berada di Indonesia mendapat tanggapan positif dari banyak tokoh. Salah satunya Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan. Menurut dia, kedatangan Obama justru mendongkrak citra Indonesia semakin positif di mata dunia. Hal ini juga diharapkan bisa membuat Indonesia semakin diterima dunia internasional.

"Saya rasa (kedatangan) Obama memberi kesan positif Indonesia sebagai salah satu contoh negeri demokratis yang aman, dan saya harap Indonesia akan semakin diterima internasional," kata Anies dalam konferensi diaspora, Sabtu kemarin.

Senada dengan Anies, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fadli Zon, menyebut kedatangan Obama ke Indonesia bisa menjadi salah bukti bahwa Indonesia adalah negara aman untuk dikunjungi. Kegiatan Obama ini bahkan juga dianggap menjadi ajang promosi pariwisata Indonesia.

"Kehadirannya saya kira membawa secara tidak langsung maupun langsung semacam iklan lah bagi pariwisata Indonesia," ujar Fadli. "Menurut saya bahwa Indonesia ini aman, Indonesia ini nyaman, Indonesia ini punya keanekaragaman budaya yang luar biasa dan kita selalu welcome terhadap siapapun," tambahnya.

Obama dalam pidatonya di konferensi diaspora Indonesia mengakui keindahan wisata Bali dan Yogyakarta. Sebagai orang pernah tinggal di Indonesia, dia menyebut punya rasa khusus terhadap negara ini.

"(Indonesia) bagian dari diri saya," tegas Obama.

Mengenakan setelan jas berwarna abu-abu dengan dalaman kemeja putih, Obama memberikan pidato berdurasi sekitar 30 menit di hadapan ribuan diaspora Indonesia. Kongres Diaspora Indonesia dihadiri oleh 9.000 orang dari 55 negara seluruh dunia.

Pidato Obama dalam sesi pembukaan kongres tersebut, sekaligus menjadi pidato pertamanya di Asia setelah menyelesaikan tugasnya sebagai Presiden Amerika Serikat pada Januari 2017 lalu. [ang]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini