Kesal Disuruh Salat, Santri di OKU Timur Gorok Pengasuh Saat Tahajud di Masjid

Selasa, 19 Mei 2020 01:46 Reporter : Irwanto
Kesal Disuruh Salat, Santri di OKU Timur Gorok Pengasuh Saat Tahajud di Masjid Ilustrasi Pembunuhan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Tak terima selalu diingatkan salat, seorang santri bernama Harun (24) nekat menggorok pengasuhnya sendiri, Imam Mustorudin (55). Korban tengah menjalani operasi sementara pelaku ditangkap polisi.

Peristiwa itu terjadi saat korban sedang salat tahajud di masjid Darul Muttaqin yang berada di komplek Pondok Pesantren Darul Mahmud Desa Sukaraja, Dusun V Patok XIII, Kecamatan Buay Madang, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Senin (18/5) dini hari.

Korban menggorok leher korban menggunakan sebilah pisau hingga terluka parah. Mengetahui hal itu, santri yang lain membawa korban ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut. Tak lama kemudian, pelaku ditangkap polisi yang kini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Kapolres OKU Timur, AKBP Erlin Tangjaya mengungkapkan, tersangka mengaku menaruh dendam atau sakit hati kepada pengasuhnya itu karena selalu mengingatkan salat. Tersangka merencanakan pembunuhan namun usahanya gagal setelah korban tidak tewas.

"Benar, tersangka melakukan penganiayaan berat terhadap korban yang tak lain adalah pengasuhnya di pesantren dini hari tadi. Motifnya gara-gara korban sakit hati korban menasihatinya untuk rajin salat," ungkap Erlin kepada merdeka.com, Senin (18/5) malam.

Tersangka ditangkap tanpa perlawanan di TKP dengan barang bukti pisau bergagang kayu dengan panjang sekitar 15 centimeter. Dia dikenakan Pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan berat dengan ancaman di atas tujuh tahun penjara.

"Kejiwaan tersangka akan diperiksa apakah depresi atau tidak. Untuk korban sekarang lagi menjalani operasi di rumah sakit," pungkasnya. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penganiayaan
  3. Ogan Komering Ulu
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini