Kesaksian Siswa SMAN 72 Jakarta, Tak Jauh dari Lokasi Ledakan Langsung Kabur Selamatkan Diri
Saat kejadian, posisi A sedang berada di bagian atau posisi tengah-tengah masjid, lokasi kejadian peledakan.
Seorang siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, berinisial A menceritakan keadaan saat terjadinya ledakan.
Siswa kelas X itu bercerita usai mengambil peralatan sekolah seperti tas pasca terjadi ledakan di sekolahnya pada Jumat (7/11) siang kemarin.
Saat kejadian, posisi A sedang berada di bagian atau posisi tengah-tengah masjid, lokasi kejadian peledakan.
"Saya di tengah Masjid. Ledakan di sebelah kanan, 5 sampai 3 meter," cerita A kepada wartawan di lokasi, Jakarta, Sabtu (8/11).
Ketika itu, ledakan terjadi sebanyak dua kali dengan waktu yang tidak berdekatan meledaknya pada kejadian pertama. Untuk ledakan awal, disebutnya terjadi ketika ingin melaksanakan salat Jumat.
"Pas salat pertama kali, terus pas sudah kosong masjidnya meledak lagi. (Jarak ledakan awal dan kedua) 10 sampai 15 menit," sebutnya.
Langsung Kabur saat Ledakan Pertama
Namun, pada saat ledakan pertama itu terjadi, dirinya langsung keluar meninggalkan masjid bersama dengan sejumlah siswa lainnya.
Saat itu, ia mengalami luka pada bagian kepala sebelah kanan dekat dengan telinganya yang kini masih dibalut oleh perban putih.
"Luka sobek kena serpihan kayanya. Kurang tahu. Kayanya isinya paku (bom). Soalnya temen saya pada kena paku," ujarnya.
"Saya cuma kegores doang. Enggak ada yang nempel. (Luka) kecil banget. Enggak dijahit," pungkasnya.