Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kerbaunya jadi korban bom, Bardi diberi uang Rp 11 juta

Kerbaunya jadi korban bom, Bardi diberi uang Rp 11 juta Bupati Bantul beri uang ke pemilik kerbau yang mati kena bom. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Bupati Bantul Soeharsono mengunjungi Bardi Barto Atmojo, pemilik kerbau yang mati setelah menginjak bom rakitan. Kedatangan Soeharsono untuk memberikan bantuan dana sebagai pengganti kerbau Bardi yang mati.

Sambil menanyakan harga kerbau, Soeharsono menyerahkan amplop berisi uang Rp 10 juta kepada Bardi. Lalu Bardi menjawab bahwa kerbaunya yang mati seharga Rp 11 juta. Mengetahui uang dalam amplop itu tak sesuai dengan harga kerbau, Soeharsono mengeluarkan dompetnya.

"Wah, kurang satu juta ya. Ini saya tambahi lagi dari dompet saya. Tadi yang di amplop juga murni dari saya. Yang ini gak pakai amplop enggak apa-apa ya? Kalau mengajukan ke Pemkab bisa lama nanti turunnya," ujar Soeharsono.

Bardi sama sekali tak menyangka bakal mendapatkan bantuan uang tunai sebagai pengganti kerbaunya yang mati.

"Kalau tidak dapat bantuan dari Bupati, ya saya belum tahu mampu beli kerbau lagi atau tidak," ujar Bardi.

Dia bersyukur masih diberi keselamatan oleh Allah SWT. Pasalnya, saat ledakan Bardi hanya berjarak sekitar 25 meter dari kerbaunya yang mati tertusuk puluhan paku.

Paska ada ledakan di wilayah Bantul, Soeharsono mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan membantu mengamati lingkungan sekitar.

"Kalau ada yang mencurigakan segera saja laporkan kepada polsek. Ada orang tidak dikenal mondar-mandir di lingkungan kampung juga harus diawasi. Kalau mencurigakan, laporkan saja," ucap Soeharsono. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP