Kerap dibully teman sekolah, bocah kelamin ganda ingin jadi jantan
Merdeka.com - Memiliki kelamin ganda, membuat DF (9) kerap menjadi bahan bullying teman-teman sekolahnya. DF ingin penyakitnya disembuhkan dan menjadi laki-laki sejati.
merdeka.com sempat berbincang dengan putra tunggal pasangan Herlidi (35) dan Buntalia (27) asal Desa Simpang Pancur, Kecamatan Pulau Beringin, Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan. Perbincangan itu dilakukan saat keluarganya mendaftar ke Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang untuk perawatan, Kamis (10/8).
DF terbilang anak yang aktif. Dia terlihat ceria bermain dengan sepupunya yang ikut menemani. Sambil menunggu registrasi, DF selalu memainkan pintu otomatis di depan rumah sakit. Dia heran, pintu kaca tersebut terbuka sendiri jika ada orang melintas.
"Heran bae mang, biso bukak dewek yo (heran saja om, bisa terbuka sendiri ya)," ungkap DF polos.
Begitu ditanya keinginannya menjadi laki-laki, DF tegas menjawab iya. Dia ingin seperti teman-temannya lain yang normal.
"Aku ni jantan, dak galak jadi betino (Saya ini laki-laki, tidak mau jadi perempuan)," kata bocah kelas III SD di kampungnya itu.
Sementara ayah DF, Herlidi (35) mengaku anaknya selalu menjadi bahan olok-olok teman-temannya. Seringkali DF menangis saat pulang sekolah karena tak tahan dibully.
"Tahu-tahu nangis, gara-gara dikatain jantan kok kencing jongkok. Namanya juga anak-anak, saya maklum, tidak soal," ujar Herlidi.
Sebelum dewasa, Herlidi berharap DF segera sembuh. Dia tidak mau kelainan itu membuat psikologi anaknya terganggu. "Sekarang mungkin dia tidak ada malu, tapi pasti ada waktunya minder. Sebelum itu lebih baik diobati dulu," pungkasnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya