Kemiskinan dan Pengangguran, Catatan dari Mantan Ketua KPK di HUT ke-20 Banten

Senin, 5 Oktober 2020 00:33 Reporter : Dwi Prasetya
Kemiskinan dan Pengangguran, Catatan dari Mantan Ketua KPK di HUT ke-20 Banten Taufiequrachman Ruki. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiequrachman Ruki memberikan catatan untuk Pemerintah Provinsi Banten. Catatan itu disampaikan saat rapat paripurna peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Banten yang ke 20 tahun, Minggu (4/10).

Menurut mantan ketua KPK masa jabatan 2003 sampai 2007 itu, kondisi kemiskinan semakin nyata di Banten. Terlihat dari banyaknya masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari. Terlebih di masa Pandemi Covid-19.

Ditambah kenyataan yang harus diterima, Banten berada di peringkat puncak angka pengangguran secara nasional. Tidak menutup kemungkinan angka ini akan bertambah, apabila Pemprov Banten tidak melakukan inovasi kerja cerdas.

"Pengangguran harus diperhatikan, ini akan mengalami kelonjakan di covid ini. Kemiskinan juga akan naik, dari 5,92 persen sensus nasional sekarang menjadi 4,94 persen. Kemiskinan nyata semakin hari," katanya.

Di sisi lain, Ruki mengapresiasi tentang Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Banten yang naik digit. Meski demikian, kenaikan itu belum mencapai target indikator Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"IPM meningkat tahun 2019 dibandingkan dengan 2018. Namun, indikator belum mencapai target RPJMD dari tahun ke tahun. Yang menentukan RPJMD itu bukan rakyat, tapi bapak-bapak sekalian," tegas Ruki.

Masih banyak peluang di Banten yang bisa dikembangkan. Selain letak geografis sebagai penyangga Ibu Kota Negara (DKI Jakarta), potensi daerah dinilai mumpuni jika dikelola dengan baik. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Banten
  3. Kemiskinan
  4. Pengangguran
  5. Serang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini