Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemensos jadikan Musi Rawas Utara contoh Kabupaten Siaga Bencana

Kemensos jadikan Musi Rawas Utara contoh Kabupaten Siaga Bencana bencana longsor di bogor. ©2016 Merdeka.com/Ilham Kusmayadi

Merdeka.com - Kementerian Sosial menjadikan Musi Rawas Utara menjadi daerah percontohan Kabupaten Siaga Bencana, menyusul sudah diselesaikannya Kampung Siaga Bencana (KSB) di 7 kecamatan di kabupaten tersebut.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat menjelaskan dipilihnya Kabupaten Musi Rawas Utara sebagai kabupaten percontohan dikarenakan kabupaten ini rentan akan bencana alam terutama banjir dan longsor.

"Kabupaten ini rentan akan banjir dan longsor untuk itu seluruh kecamatan dibentuk kampung siaga bencana (KSB). Ini merupakan kabupaten percontohan dan hari ini sebanyak 1.500 relawan telah mengambil peran dalam penanggulangan bencana alam," kata Harry Hikmat, Selasa (29/11).

Menurutnya, Kemensos bakal memfokuskan pemetaan Kampung Siaga Bencana pada 323 Kabupaten/Kota di Indonesia. Sehingga masyarakat yang berada di daerah rawan bencana bisa lebih sigap.

Pemetaan kampung siaga bencana terhadap ratusan Kabupaten/Kota tersebut, mengacu kepada data yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Adapun data terakhir yang dikeluarkan BNPB ada 323 Kabupaten/Kota yang rawan bencana alam.

"Jadi kita melakukan pemetaan terhadap daerah-daerah tersebut," katanya.

Dia mengatakan dengan dibentuknya kampung siaga bencana antisipasi dampak bencana bisa cepat dilakukan karena adanya kerja sama antar pemerintah daerah dan pusat. Persoalan administrasi yang kerap menjadi ganjalan dalam penanganan bencana diharapkan tidak lagi terjadi setelah adanya KSB.

"Pembentukan KSB ini diharapkan mampu membantu pemerintah untuk menangani banjir dan longsor yang sering terjadi di wilayah-wilayah rawan bencana," katanya.

Untuk mempercepat penanggulangan bencana, kata Harry, pemerintah akan terus merekrut Taruna Siaga Bencana atau TAGANA sebagai wujud Community Based Disaster Management.

"Hingga saat ini terdata 32.000 Tagana yang bertugas menangani bencana. Di luar 1.500 sahabat Tagana yang baru saja kita lantik di kabupaten Musi Rawas Utara ini," katanya. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP