Kemenko Polhukam sebut belum ada kesepakatan dengan massa Aksi Bela Tauhid

Jumat, 26 Oktober 2018 16:55 Reporter : Merdeka
Kemenko Polhukam sebut belum ada kesepakatan dengan massa Aksi Bela Tauhid Aksi bela tauhid di depan Gedung Kemenko Polhukam. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Sesmenko Polhukam) Letjen Agus Surya Bakti menerima perwakilan massa aksi bela tauhid. Belum ada kesepakatan apapun dalam pertemuan itu.

Agus menyatakan Menko Polhukam Wiranto sejak kemarin berada di Palu, Sulawesi Tengah untuk mengurus masa peralihan dari tanggap darurat ke pemulihan pasca bencana gempa dan tsunami. Kendati begitu, dia menyebut aspirasi dari para aksi akan disampaikan.

"Tidak ada kesepakatan terhadap substansi. Tapi semua (aspirasi) kami catat dan akan disampaikan kepada Pak Menko," ujar Agus kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Jumat (26/10).

Saat pertemuan tersebut, setiap perwakilan menyampaikan aspirasinya. Pertemuan berjalan lancar. Akan tetapi, dia engga menjelaskan secara detail aspirasi dari perwakilan aksi.

Perwakilan massa yakni Abdul Rasyid, Yusuf Martak, Habib Idrus, Muchsin Alattas, Dani, Syuhada, dan Jafar Shodiq.

"Saya tidak bisa menjamin (tuntutan) ini diterima. Saya tidak punya kapasitas untuk itu, hanya penyambung, tapi semua kami catat dan disampaikan ke Pak Menko," jelasnya.

Sementara itu, usai menyampaikan tuntutannya kepada Kementrian Politik, Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkopolhukam), perwakilan delegasi dari massa aksi bela tauhid langsung berorasi.

Salah satu perwakilan, menyatakan terdapat beberapa tuntutan yang disampaikan kepada Sesmenko Polhuka Agus Surya Bakti. Salah satunya yakni memproses hukum pimpinan Ketum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas.

"Yang pertama Yaqut harus diadili, pimpinan Banser," katanya.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Hizbut Tahrir Indonesia
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini