Kemenkes: Kasus Covid-19 Mingguan Turun 23 Persen, Kematian 32 Persen

Rabu, 13 Oktober 2021 18:19 Reporter : Supriatin
Kemenkes: Kasus Covid-19 Mingguan Turun 23 Persen, Kematian 32 Persen Ilustrasi Covid-19. Liputan6 ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan dalam dua bulan terakhir kasus positif dan kematian akibat Covid-19 terus menurun. Khusus sepekan terakhir, kasus positif Covid-19 mingguan menurun 23 persen.

"Sedangkan jumlah kematian (mingguan) turun 32 persen," ungkapnya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (13/10).

Meski secara nasional menurun, kasus positif dan kematian Covid-19 pada sejumlah provinsi masih cukup tinggi, seperti di Kalimantan Barat. Namun, penambahan kasus positif dan kematian Covid-19 di Kalimantan Barat jauh lebih rendah dari sebelumnya.

Nadia juga mencatat, testing rate Covid-19 nasional masih berada di angka 4,4 per 1.000 penduduk per minggu dengan positivity rate mingguan 1,4 persen. Angka positivity rate Covid-19 Indonesia jauh di bawah standar World Health Organization (WHO) maksimal 5 persen.

"Rumah sakit juga sudah jauh lebih baik dengan menunjukkan BOR (bed occupancy rate) ruang isolasi maupun ICU tidak ada yang lebih dari 60 persen. Sehingga kami berharap layanan-layanan lainnya bisa kembali berjalan seperti semua tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Sebelumnya, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) mencatat BOR atau keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan Covid-19 di Indonesia berada di bawah 10 persen. Data pekan lalu, BOR rumah sakit rujukan Covid-19 nasional menyentuh angka 6 persen.

"Kami saat ini, BOR yang ada di rumah sakit rata-rata 10 persen. Artinya apa? Berarti seluruh Indonesia ini alhamdulillah sudah mengalami penurunan Covid-19 yang cukup bermakna," kata Sekretaris Jenderal Persi, Lia G. Partakusuma dalam diskusi virtual yang disiarkan melalui YouTube FMB9ID_IKP, Selasa (12/10).

Meski secara nasional di bawah 10 persen, BOR rumah sakit rujukan Covid-19 sejumlah provinsi masih di atas 20 persen. Provinsi tersebut di antaranya Papua, Aceh dan Nusa Tenggara Timur.

"Tapi itu menunjukkan bahwa jumlah tempat tidur di daerah tersebut memang masih belum maksimal," sambungnya.

Karena BOR rumah sakit rujukan menurun, Persi mulai membuka layanan kesehatan bagi pasien non Covid-19. Pembukaan layanan bagi pasien non Covid-19 ini tetap memperhatikan protokol kesehatan. [lia]

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini