Laporan dari Arab Saudi

Kemenag Ajak Jemaah Beri Saran Terkait Layanan Haji Secara Daring, Ini Caranya

Sabtu, 2 Juli 2022 15:33 Reporter : Lia Harahap
Kemenag Ajak Jemaah Beri Saran Terkait Layanan Haji Secara Daring, Ini Caranya Jemaah Haji Indonesia. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Agama memberikan kesempatan pada jemaah untuk memberikan saran dan kritik terkait kinerja petugas dan kualitas layanan yang diberikan. Jemaah dapat menyampaikan hal tersebut secara daring lewat website yang telah disediakan.

"Kami mengundang jemaah untuk menyampaikan kritik, saran, dan aduan melalui haji2022.kemenag.go.id," kata Anggota Tim Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Petugas dan Layanan, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Syaltout, di Makkah.

Pengguna tinggal mengakses link haji2022.kemenag.go.id. Dilanjutkan mengisi form yang tersedia jika ingin menyampaikan kritik, saran, aduan, dan informasi lainnya.

Syaltout mengatakan, website ini dibuat untuk memastikan bahwa standar pelayanan minimum yang diberikan kepada jemaah berjalan dengan baik. Selain itu, saluran ini juga untuk memantau keluhan atau komplain yang disampaikan jemaah maupun petugas, atas kualitas layanan maupun kinerja pelayanan.

"Untuk meningkatkan layanan, Kemenag tidak anti kritik. Silakan kritik secara objektif untuk perbaikan agar bisa direspon cepat. Sistem pelaporan dilakukan secara online. Server punya Kemenag," terang Syaltout.

Saran dan masukan dari jemaah atau petugas, akan ditampilkan dalam sebuah dashboard khusus yang dipantau oleh tim secara berkala. Aduan yang masuk, akan diverifikasi di lapangan dan selanjutnya ditindaklanjuti untuk bisa segera diselesaikan.

"Saat di Madinah, masuk dalam dashboard kami adanya aduan dari salah satu jemaah asal embarkasi Solo atau SOC. Saat itu aduan terkait kamar jemaah atau akomodasi. Tim langsung melakukan verifikasi dan ternyata memang faktual sehingga kita segera carikan solusi," papar Syaltout.

Aduan lainnya, kata Syaltout, terkait petugas bimbingan ibadah (Bimbad). Ada yang melaporkan bahwa petugas Bimbadnya kurang memberikan bimbingan, dan justru asyik beribadah sendiri.

"Ini kasusnya juga di Madinah. Sudah kami verifikasi dan itu faktual, sehingga segera kita tindaklanjuti," jelasnya.

2 dari 2 halaman

Selain akomodasi dan bimbingan ibadah, aduan lainnya bisa juga terkait dengan kinerja petugas, kesehatan, konsumsi, transportasi, dan akomodasi. Lokusnya mencakup layanan di Asrama Haji, Bandara (Madinah/Jeddah), Madinah, Makkah, serta Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

"Kita akan memberikan reward kepada pemberi kritik dan saran yang terverifikasi faktual. Mari manfaatkan saluran aduan yang ada."

Dia menambahkan, aduan yang masuk akan menjadi bahan perbaikan sekaligus upaya preventif dalam memitigasi agar masalah yang sama tidak terulang.

"Partisipasi jemaah dan petugas akan ikut mewarnai perbaikan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dan mendatang," tutup Syaltout. [ray]

Baca juga:
Pengantar Jemaah Calon Haji Membeludak, Rela Menginap di Luar Pagar Asrama Haji
Satu Hari Jelang Closing Date, 87.718 Jemaah Haji RI Tiba di Tanah Suci
Delegasi Amirul Hajj Tiba di Tanah Suci, Pastikan Jemaah Haji Dapat Pelayanan Terbaik
Update 1 Juli 2022: Jemaah Haji Tiba di Tanah Suci Berjumlah 84.889
Cek Kesiapan Armuzna, DPR Minta Semua Fasilitas Segera Rampung H-3 Puncak Haji

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini