Kemdikbud didesak tarik buku Bahasa Indonesia berisi kata kasar
Merdeka.com - Munculnya buku pelajaran bahasa Indonesia untuk kelas VII SMP yang berisi kata-kata kasar mendapat kecaman dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
"Terdapat kalimat dialog yang menggunakan kata-kata tidak patut dan tidak pantas untuk dibaca oleh siswa," kata Sekretaris DPD KNPI Garut Mamun Gunawan dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/9).
Yang menjadi sorotan adalah buku halaman 225. Di situ terdapat sebuah cerpen berjudul Gerhana. Cerpen itu karangan Muhamad Ali.
Mamun khawatir, munculnya kata-kata kasar akan membangun persepsi pasa siswa yang salah. "Akan terbangun persepsi pada siswa bahwa kata-kata tersebut merupakan bahasa Indonesia yang santun karena termuat dalam buku pelajaran bahasa Indonesia dan diucapkan oleh seorang polisi desa," ujarnya.
Karena itu, ia mendesak agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menarik peredaran buku Bahasa Indonesia, Wahana Pengetahuan Kelas 7, dari seluruh SMP baik negeri maupun swasta yang saat ini sedang dijadikan sebagai percontohan implementasi kurikulum 2013.
"Secara jelas materi cerpen di halaman 220-225 sangat bertentangan sekali dengan nilai-nilai budaya dan moralitas bangsa maupun agama. Pada saat yang sama, titik tekan kurikulum 2013 adalah berupaya membangun pola pikir dan kepribadian siswa dengan karakter kebangsaan yang digali dari nilai-nilai moralitas agama, budaya bangsa dan budi pekerti," ujarnya. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya