Kelompok Ormas Terlibat Bentrokan di Tanah Abang, Dua Orang Luka

Jumat, 25 Oktober 2019 23:44 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Kelompok Ormas Terlibat Bentrokan di Tanah Abang, Dua Orang Luka Ilustrasi Bentrokan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua kelompok ormas terlibat bentrokan di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kepala Bidang Organisasi Ikatan Keluarga Besar Tenabang (IKBT) Aden Heri Sumantri yang merupakan salah satu warga di lokasi tawuran membenarkan perseteruan terjadi di antara dua ormas.

Aden mengatakan lokasi tawuran antar dua ormas itu berada di Jembatan Bongkaran yang merupakan perbatasan wilayah antara Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

"Ya itu dari ormas Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten sama pengelola Pasar Tasik," kata Aden dilansir Antara, Jumat (25/10).

Aden menduga pertikaian dua ormas itu karena pembagian lapak dagangan. Dia menyarankan dua kelompok ormas itu untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan musyawarah.

"Penyebabnya sih ya itu urusan tempat dagang. Urusan perut juga kan, IKBT menarik diri dari konflik mereka ya. Kita sudah sarankan lebih baik dibicarakan saja. Kalau mau musyawarah itu kan harus dengan kepala dingin situasi kondusif. Apalagi bicara urusan mata pencaharian kan," ujar Aden.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo menyatakan pihaknya telah berhasil menengahi tawuran yang terjadi di kawasan Tanah Abang Jakarta Pusat. Saat ini kondisi di lokasi sudah berangsur-angsur kondusif. Tawuran antar dua kelompok organisasi masyarakat itu terjadi pada pukul 16.45 WIB.

"Kejadiannya tadi sore dan saat ini di lokasi sudah kondusif," kata Susatyo.

Susatyo mengatakan hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas pemicunya. Pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Polres Metro Jakarta Barat, karena lokasi tawuran merupakan perbatasan wilayah hukum.

"(Ini lokasinya) perbatasan, jadi (pemicu serta apakah ada diamankan atau tidak sedang di lidik) Polres Jakbar," ujar Susatyo.

Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman menuturkan, tawuran ini menyebabkan dua korban luka atas nama Triyarso dan Kliwon Sunaryo. Kedua korban dibawa ke RS Tarakan.

Dia menuturkan, kejadian bermula ketika 3 anggota BPPKB yaitu Fikri, Isyam dan Encam sedang berada di kantor DPC BPPKB didatangi belasan orang pria tak dikenal. Dua pria tersebut membawa sajam dan langsung merusak markas DPC BPPKB.

3 Anggota BPPKB itu kemudian melaporkan kejadian perusakan itu kepada teman-temannya yang tengah berada di Polsek Tanah Abang. Kemudian, massa BPPKB mendatangi lokasi dan terjadi bentrokan.

Sebelumnya, pada Jumat sore melalui media sosial masyarakat diinfokan untuk menghindari kawasan Pasar Tanahabang karena terjadi tawuran antar dua kelompok massa.

Salah satu unggahan yang viral dalam beberapa waktu itu berasal dari akun instagram @infojkt24.

Dalam video tersebut terdengar suara klakson yang bersahut- sahutan sebagai bentuk kekesalan para pengemudi terhadap aksi yang menyebabkan kemacetan. [ray]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Bentrokan Ormas
  3. Ormas
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini