Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kekurangan uang bulanan, mahasiswa di Depok curi 9 buku di Gramedia

Kekurangan uang bulanan, mahasiswa di Depok curi 9 buku di Gramedia Ilustrasi buku. istimewa ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang mahasiswa di Depok diamankan karena mencuri beberapa buku di Toko Buku Gramedia, Margonda, Depok. Pelaku bernama Riwinner Theodorus Sianipar ini melakukan aksi tersebut karena tidak memiliki uang untuk hidup sebagai perantau.

Mulanya, tak ada yang curiga dengan aksi pelaku karena dia memasukkan sebanyak sembilan buku ke dalam plastik berlogo TB Gramedia. Namun, ketika hendak keluar dari toko buku, seorang satpam bernama Suharman memeriksa bawaan Riwinner.

Merasa bersalah, dia pun gelagapan ketika satpam menanyakan struk pembelian yang seharusnya disertakan dalam kantong belanjaan. Karena tidak dapat memperlihatkan struk pembayaran akhirnya Riwinner dibawa ke kantor manajemen.

Setelah di interogasi, Riwinner akhirnya mengaku buku yang dibawanya merupakan hasil curian. "Pengakuannya buku itu sebagian dijual untuk keperluan hidupnya di sini," kata AKP Syah Johan, Kanit Reskrim Polsek Beji, Kamis (15/10).

Mahasiswa perantau asal Sumatera Utara ini hanya mendapat uang kiriman Rp 500 ribu. Uang itu dirasa tak cukup memenuhi kebutuhan selama merantau. "Karena kekurangan uang jadi dia nekat mencuri. Buku yang diambilnya seharga Rp 750 ribu," imbuh Johan.

Akibat dari aksinya itu, Riwinner dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman tiga tahun penjara. Saat ini, pihak keamanan toko buku sudah menyerahkan pelaku ke Polsek Beji, Depok.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP