Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kebakaran di SPN Polda Kaltim diduga akibat korsleting listrik

Kebakaran di SPN Polda Kaltim diduga akibat korsleting listrik Ilustrasi Kebakaran. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro

Merdeka.com - Tiga ruang belajar Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Timur di Balikpapan, Kalimantan Timur, hangus terbakar, Selasa (6/6) dini hari tadi. Dugaan sementara, kobaran api disebabkan korsleting listrik.

Peristiwa itu masih dalam penyelidikan Polres Balikpapan. Untuk memudahkan petugas, juga telah dipasang garis batas polisi di bangunan yang terbakar.

"Sambil menghitung nilai kerugiannya ya," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Ade Yaya Suryana, saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (6/6) malam.

Kebakaran itu terjadi sekira pukul 02.00 WITA. Ada 12 pemadan yang diterjunkan ke lokasi, untuk memadamkan kobaran api, yang akhirnya benar-benar dipadamkan dua jam kemudian.

"Itu yang terbakar adalah barak F dan barak G, yang digunakan sebagai kelas pintar atau smart class. Berisikan beberapa unit komputer ya," ujar Ade.

"Sebelum api berkobar, dari keterangan saksi petugas SPN, terdengar seperti percikan listrik atau korsleting. Setelah dicek petugas, ada api di plafon barak F dan sempat diupayakan pemadaman api dengan air," ungkap Ade.

"Api jadi semakin membesar dan merembet ke ruang kelas pintar, sehingga petugas SPN menghubungi pemadam kebakaran. Sempat, sempat dipindahkan beberapa kendaraan dinas seperti bis, dan komputer," sebut Ade.

Dua belas unit diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api, mulai dari relawan hingga water cannon milik Brimob. "Ya, sekira pukul 04.00 WITA, benar-benar berhasil dipadamkan," kata Ade.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP