KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Kasus tewasnya Murniati, keluarga duga pelaku tahu kondisi rumah

Selasa, 10 Januari 2017 22:14 Reporter : Juven Martua Sitompul
TKP pembunuhan di Pondok Rangon. ©2017 Merdeka.com/Juven M Sitompul

Merdeka.com - Dewi (46), bibi dari Murniati (20) menduga keponakannya korban dari pembunuhan. Pasalnya, terdapat luka lebam di bagian tubuh mayat bahkan tidak ada kerusakan di dalam rumah Muniarti.

Menurut Dewi, pelaku sangat mengenal situasi dan kondisi rumah Murniati. Alasannya, akses jalan keluar-masuk pemukiman hanya satu yakni Jalan Kupu-Kupu.

"Dia kayanya kenal lokasi. Soalnya akses jalan untuk keluar masuk cuma satu di Jalan Kupu-Kupu. Sisanya diportal," kata Dewi saat ditemui di lokasi, Jakarta, Selasa (10/1).

Dijelaskan dia, ada empat jalan masuk ke kediaman Murniati. Di antaranya, Jalan Makmur, Jalan Nurul Falah, Jalan Salamun dan Jalan Kupu-Kupu.

"Pelaku sudah ngenalin jalan. Padahal dari lokasi rumah ke Jalan Kupu-Kupu melewati banyak tempat anak-anak kumpul," ujar dia.

Sehingga, dia menyimpulkan pelaku memilih jalan kecil dan sepi. "Tapi dia lewatnya jalan kecil yang enggak biasa di pakai nongkrong anak," pungkas Dewi.

Sebelumnya, Murniati ditemukan sudah meregang nyawa di kamar rumahnya, Jalan Makmur RT 03 RW 03, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (10/1), sekitar pukul 02.00 dini hari.

Murniati ditemukan tewas oleh terangga rumahnya. Saat ditemukan, terdapat banyak luka di mayat korban.

Kuat dugaan, luka itu berasal dari benturan benda tumpul dan bekapan bantal. Guna kepentingan penyelidikan, saat ini jenazah Murniati dibawa ke rumah sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi. [msh]

Topik berita Terkait:
  1. Pembunuhan
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.