Kasus Pembunuhan Saksi Korupsi di Semarang, Polisi Curigai AG Portal
Merdeka.com - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang mencurigai AG Portal selaku penjaga Pantai Marina, diduga terlibat dalam pembunuhan ASN saksi kasus korupsi Iwan Budi Prasetyo. Kecurigaan lantaran keterangan saksi sering berubah-ubah.
"Ketika diperiksa Tim Pomdam pada 21 September, Agung Portal ini tidak mengenal ketiga orang. Sekarang diperiksa lagi, justru jawabnya lupa dan tidak tahu. Tim penyidik akhirnya jadi mencurigai," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar, Selasa (18/10).
Polisi terus mendalami keterangan AG Portal, sebab dalam pemeriksaan yang bersangkutan tidak konsisten. Saat pemeriksaan awal di Polrestabes Semarang pada 24 Agustus, Agung Portal mengakui bertemu dan berinteraksi dengan tiga orang, HRD dan dua orang yang diduga personel Polisi Militer, yakni AG dan AR.
Dari keterangan dua saksi lain A dan D tidak berubah. Hanya keterangan AG Portal yang berubah-ubah. Polisi juga menggunakan lie detector terhadap Agung dan saksi D.
"Walaupun dalam proses pemeriksaan saksi pertama D dan saksi A itu tidak mengubah keterangannya, yang mengubah keterangannya hanya AG Portal. Kenapa bisa berubah," ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Danpomdam IV/Diponegoro Kolonel Rinoso Budi mengatakan sudah melakukan pemeriksaan 26 saksi. Para saksi yang diperiksa yaitu masyarakat sipil dan juga dua anggota TNI, berinisial AG dan HR. Sebelumnya ada tiga anggota diperiksa sebagai saksi, ternyata satu orang yaitu HRD adalah masyarakat sipil.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya