Kasau ingin museum Dirgantara jadi yang paling besar se-Asia Tenggara
Merdeka.com - Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala kembali menambah koleksi pesawatnya. Kali ini ada lima pesawat milik TNI AU yang menjadi bagian dari koleksi Museum TNI AU Dirgantara Mandala.
Kelima pesawat yang menjadi tambahan bagi koleksi itu adalah Cesna 401, Mil Mi-1, Bell 204 iroquois, Bell 47G Soloy, dan S-587 T Twin Pack. Peresmian kelima pesawat tersebut menjadi koleksi Museum TNI AU Dirgantara Mandala ini dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Minggu (3/12).
Hadi menyampaikan jika lima pesawat yang menjadi bagian dari Museum TNI AU Dirgantara Mandala itu merupakan pesawat-pesawat yang memiliki peranan dalam perjalanan TNI AU. Kelima pesawat itu, sambung Hadi, akan mengingatkan sejarah perjuangan dalam mempertahankan NKRI.
"Nilai-nilai perjuangan para senior TNI AU khususnya para penerbang dan teknisi pesawat Cessna 401, Mil Mi-1, Bell 204 Iroquois, Bell 47G Soloy, dan S-587 T Twin Pack, dalam mengoperasikan pesawat, layak untuk diwariskan dan diketahui oleh generasi penerus TNI AU khususnya dan masyarakat pada umumnya," ujar Hadi di Museum TNI AU Dirgantara Mandala, Minggu (3/12).
Hadi menambahkan jika kelima pesawat itu memiliki torehan tinta emas dalam perjuangannya untuk mempertahankan tiap jengkal kemerdekaan NKRI. Di berbagai medan operasi, lanjut Hadi, kelima pesawat itu memiliki peran dan fungsinya masing-masing.
Hadi sendiri memiliki perhatian khusus kepada Museum TNI AU Dirgantara Mandala. Hal ini dibuktikan dengan selama 11 bulan menjabat KSAU, Hadi telah menambahkan 16 pesawat milik TNI AU untuk menjadi bagian dari Museum TNI AU Dirgantara Mandala.
"Saya berkeinginan agar Museum TNI AU Dirgantara Mandala bisa kita jadikan museum terbesar di Asia Tenggara," pungkas Hadi.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya