Kapolri tanggung beban keluarga korban kerusuhan Mako Brimob

Kamis, 10 Mei 2018 21:24 Reporter : Ahda Bayhaqi
Kapolri tanggung beban keluarga korban kerusuhan Mako Brimob Kapolri di Mako Brimob. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan akan menanggung beban keluarga anggota ke polisian yang tewas dalam penyanderaan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Usai meninjau lokasi kejadian, dia langsung bergegas menemui keluarga korban yang ditinggalkan.

"Saya akan bersama istri kami akan merawat dan membantu semaksimal mungkin untuk keluarga yang ditinggalkan termasuk anak anaknya," katanya di Mako Brimob, Depok, Kamis (10/5).

Mantan Kapolda Metro Jaya ini juga akan menanggung semua biaya pendidikan kepada anak-anak korban. "Iya. Ini sekarang saya mau datang," ucapnya.

Diketahui, operasi pembebasan sandera Mako Brimob yang dikuasai para narapidana terorisme, berhasil dilaksanakan pada Kamis (10/5) pagi ini. Sebanyak 155 narapidana akhirnya menyerahkan diri setelah diberikan ultimatum semenjak 24 jam sebelumnya.

Adapun dalam peristiwa ini jatuh lima orang korban jiwa dari anggota kepolisian. Salah seorang sandera Bripka Iwan Sarjana, berhasil dibebaskan, pada Rabu (9/5) malam. Lima anggota yang meninggal diberikan kenaikan pangkat luar buasa.

Sementara itu, dikabarkan Karo Penmas Mabes Polri Brigjen M Iqbal, istri Iptu luar biasa anumerta Yudi Rospuji melahirkan seorang putera, Kamis (10/5) pagi ini. Iqbal berharap, sang putera almarhum bisa melanjutkan perjuangan sang ayah dalam membela negara. Harapan lain yakni sang anak menjadi anak saleh dan berbakti.

Berikut ini identitas lima polisi:

1. Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji Siswanto
2. Aipda Luar Biasa Anumerta Deni Setiadi
3. Brigpol Luar Biasa Anumerta Fandi Setyo Nugroho
4. Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadli
5. Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini