Kapolri sebut Presiden Afghanistan kagum dengan keberagaman di RI
Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengingatkan bahwa pemuda adalah kunci utama untuk membuat Indonesia menjadi sukses. Dalam acara Halal Bihalal dengan Badan Eksekutif Mahasiswa, Tito menekankan bahwa 72 Tahun Indonesia merdeka karena adanya persatuan dan kesatuan.
"Kita 72 tahun menjadi suatu bangsa, tetapi jangan menganggap ini sebagai sesuatu yang biasa-biasa saja, ini sejarah kita," kata Tito di PTIK, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (27/7).
Tito juga bercerita saat mendampingi Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Afganistan Mohammad Ashraf Ghani. Ketika itu, Presiden Ashraf menyatakan kekagumannya kepada Indonesia, meski berbeda-beda suku bangsa dan agama, namun tetap bersatu.
"Dia menyampaikan betapa bangga dan bahagianya menjadi bangsa Indonesia. 'Anda negara yang penuh keanekaragaman. Anda merdeka tahun 1945 kami merdeka 1914, dan tak seberagam Anda. Namun, negara Anda sangat damai, sedangkan negara Afghanistan terjadi peperangan meski mayoritas Muslim'," kata Tito menirukan ucapan Presiden Afghanistan.
Tito melanjutkan, Presiden Afghanistan juga curhat betapa sulitnya mendapatkan investor meski kekayaan alam yang melimpah. "Dia memuji bahwa bangsa kita bisa survei. Mereka memuji kita sebagai bangsa yang bersatu," tuturnya. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya