Kapendam Sebut Pemberontak di Papua Tertembak Senjata Sendiri Belum Pulih

Selasa, 23 Juni 2020 21:11 Reporter : Nur Habibie
Kapendam Sebut Pemberontak di Papua Tertembak Senjata Sendiri Belum Pulih Pemberontak di Papua tertembak senjata sendiri. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto mengatakan, kondisi seorang anggota Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) bernama Tendison Enumbi yang menyerahkan diri masih dirawat di rumah sakit. Ia tertembak dengan senjatanya sendiri saat dirinya terjatuh di kali Mewoluk.

"Kondisinya masih dirawat di rumah sakit, tapi kita tetap komunikasi dengan Dandim, Bupati. Cuma kan kondisinya sedang dirawat untuk luka tembaknya itu," kata Eko saat dihubungi merdeka.com, Selasa (23/6).

Ia mengungkapkan, tujuan dan alasan Tendison menyerahkan diri karena memang ingin kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Tujuannya ya menyerahkan diri berarti kembali ke NKRI," ujarnya.

Saat ditanyakan proses hukum seperti apa yang bakal dijalani oleh Tendison atau anggota KSB lain yang sudah menyerahkan diri atau kembali ke NKRI. Pihaknya masih fokus untuk kesembuhan yang bersangkutan.

"Ya kan nanti belum ke arah sana-lah, belum bicara masalah hukum. Tahap demi tahaplah, kan nanti belum bicara sampai ke proses hukum seperti apa. Dari pihak Kodim, Pemda dengan Polresnya juga bertahaplah, sembuhkan dulu, sudah pulih, komunikasi sudah bisa ajak yang lain. Belum sampai arah sana," jelasnya.

Dengan kondisi Tendison yang masih dirawat di rumah sakit, pihaknya masih belum melakukan komunikasi dengan Tendison terkait untuk bisa mengajak anggota KSB lainnya agar kembali ke NKRI.

Namun, hal itu nantinya bakal dilakukan oleh pihaknya bersama dengan Polri dan pemerintah setempat. Terlebih, tujuan pemerintah memang untuk mengembalikan anggota KSB ke NKRI.

"Sementara ini Dandim tetap berkomunikasi, ya nanti dilihat apakah yang bersangkutan akan mengajak kelompoknya yang lain, temen-temennya yang lain. Nanti kita lihat, karena kan belum bisa pulih bisa bicara lanjut, karena masih dalam perawatan intensif di rumah sakit. Kalau komunikasi bisa, cuma kan mungkin masih kondisi luka. Kan enggak enak juga, pelan-pelan," ungkapnya.

"Ya yang pasti bukan hanya TNI, dari pemerintah juga, dari Pemda. Kalau memang dia bisa skala komunikasinya sudah pulih, sudah sehat ya diajak komunikasi. Kalau memang bisa mengajak yang lain kan kenapa tidak," sambungnya.

Saat menyerahkan diri kembali ke NKRI, ia menyebut jika ia hanya sendiri dan tak hanya bersama keluarganya. "Sementara sendiri dia (menyerahkan diri)," sebutnya.

Sebelumnya, Seorang anggota Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) bernama Tendison Enumbi menyerahkan diri dengan satu unit pucuk senjatanya untuk kembali ke pangkuan ibu Pertiwi. Penyerahan diri dan kembali bergabung ke dalam bagian masyarakat dan NKRI tersebut bermula ketika bertemu Dandim 1714/PJ Letkol Inf Agus Sunaryo.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto mengatakan, bahwa proses keinginan itu sejak satu bulan berkomunikasi dengan salah satu lamanya. Di mana, melalui pendekatan sosial dan pembangunan yang berada di Puncak Jaya.

"Setelah komunikasi berjalan lancar selama satu bulan tersebut, saudara Tendison Enumbi menyampaikan akan menyerahkan diri ke pemerintah," katanya dalam siaran pers yang diterima, Jumat (19/6).

Selanjutnya, pada Kamis (18/6) Tendison dan Agus merencanakan akan bertemu di sekitar Kota Mulia untuk menyerahkan senjata pistol jenis Barreta buatan Italia beserta amunisi nya.

"Tetapi saat perjalanan menuju Kota Mulia saudara Tendison yang berangkat dari kampung Elubo, Distrik Mewoluk terjatuh di kali Mewoluk dan menyebabkan pistol yang di bawa meletus dan mengenai di bawah pinggang kanan tembus betis kaki kanan," katanya. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini