Kapal Pertamina Tenggelam di Belawan, Nakhoda Tewas

Rabu, 11 September 2019 15:03 Reporter : Yan Muhardiansyah
Kapal Pertamina Tenggelam di Belawan, Nakhoda Tewas Ilustrasi. ©2017 merdeka.com/abdullah sani

Merdeka.com - Kapal mooring milik Pertamina, PMB 6, tenggelam di perairan Belawan, Medan, Selasa (10/9). Nakhodanya meninggal dan 3 ABK terluka dalam peristiwa ini.

"Total ada empat orang di dalam kapal. Tiga orang berhasil diselamatkan dan satu orang meninggal," kata Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I, M Roby Hervindo, Rabu (11/9).

Korban meninggal dunia atas nama Rudi Prayouw (52), warga Jalan Bakti Abri Gang Ustad Samsir, Kompolek Pabrik Besi Blok C 35, Martubung, Medan Labuhan. Sementara tiga ABK yang selamat masing-masing: Nanda Armanda (28) dan Ahmad Gufroni (36), warga Pangkalan Brandan Kabupaten Langkat, serta Ades Pranata Sitepu (22), warga Karo.

Berdasarkan informasi dihimpun, kapal tenggelam sekitar 8 mil sebelah Timur Pelabuhan Belawan. "Lokasinya berdekatan dengan lokasi Terminal BBM Belawan, milik Medan group MOR I," jelas Roby.

Kapal tenggelam sekitar 18.30 Wib. Saat itu, nakhoda dan ABK tengah bertugas melepas tali dan membuka selang kapal tanker milik Pertamina. Ketika itu tanker baru membongkar muatan BBM melalui Bouy Pipa Pertamina Singel point Mooring (SPM) di tengah laut ke Depo Pertamina Labuhan.

Saat itu cuaca sedang tidak bersahabat. Hujan disertai angin dan ombak cukup besar. Nakhoda pun mengambil keputusan untuk melakukan manuver.

Tiba-tiba mesin kapal mati. Sementara ujung selang masih terikat pada haluan. Kapal mooring itu tidak bisa dikendalikan.Kapal PMB 6 itu terhempas ke bawah kapal tanker. Akibatnya kapal mooring itu tenggelam.

Roby menjelaskan, saat kapal tenggelam, nakhoda terjebak di ruang kemudi dan tidak mampu menyelamatkan diri. Sementara tiga ABK melompat sebelum kapal tenggelam.

Para ABK selanjutnya dievakuasi dan dirawat di RS TNI AL Komang Makes di Jalan Bengkalis. Sementara jenazah nahkoda telah dibawa ke rumah duka.

Baca juga:false
11 Hari Hilang, Nelayan yang Ditabrak Kapal Cepat Ditemukan Meninggal
Perahu Berpenumpang 20 Orang Tenggelam di Antara Perairan Sorong-Raja Ampat
Seorang Nelayan di Flores Timur Hilang Usai Ditabrak Kapal Cepat
Basarnas Evakuasi Penumpang KM Rahmat Pantura di Perairan Wakatobi
Kapal Kargo Berpenumpang 25 Orang Hilang di Perairan Pulau Buru
Tim Basarnas Balikpapan Bantu Evakuasi Korban KM Santika Terbakar di Masalembo [ded]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kapal Tenggelam
  3. Medan
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini