Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapal nelayan tenggelam di perairan Asahan, 4 ABK hilang 7 selamat

Kapal nelayan tenggelam di perairan Asahan, 4 ABK hilang 7 selamat Kapal nelayan tenggelam di perairan Asahan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapal nelayan, KM Usaha Damai GT 22 No 313 ppa, tenggelam di perairan Bagan Asahan, Sumut, Jumat (4/11) malam. Akibatnya, 4 anak buah kapal (ABK) hilang dan 7 awak lainnya selamat.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) I Belawan, Mayor Laut (KH) Sahala Sinaga memaparkan, KM Usaha Damai tenggelam sekitar pukul 22.30 WIB. Titik karamnya terpantau pada posisi 03.06'.00 LU - 099.55'.00 BT, sekitar 6 mil arah Timur Lampu Putih ke-2 perairan Bagan Asahan.

Kapal pukat apung itu tenggelam setelah diterjang ombak besar dan angin kencang saat mereka pulang melaut. "Akibat tenggelamnya KM Usaha Damai, 4 orang sampai saat ini dinyatakan hilang. Sementara 7 orang lainnya selamat," jelas Sinaga, Sabtu (5/11).

Korban yang hilang yaitu Latif (60) warga Gang bambu Selat Lancang, Datuk Bandar Timur, Tanjung Balai; Heru (55) warga Jalan Rubak, Pulau Simardan, Tanjung Balai, Budi (33) warga Gang SD Bertingkat, Pasar Baru, Sei Tualang Raso, Tanjung Balai, dan Hasnan (58) warga Gang SD Bertingkat, Pasar Baru, Sei Tualang Raso, Tanjung Balai.

Sementara 7 awak KM Usaha Damai selamat, termasuk nakhoda Nanang Hadian Rafi. Sementara 6 lainnya yang juga selamat, yaitu: Putra Pratama yang merupakan kepala kamar mesin, Agam (ABK), Edi (ABK), Dedek (ABK), Lukman (ABK), dan Sukri (ABK).

Keempat nelayan yang hilang masih dalam pencarian TNI AL. Tujuh korban selamat juga turut membantu. "Pencarian kita lakukan bersama Polair dan Basarnas," ucap Sinaga. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP