Kanwil Kemenkum HAM Jateng sebut rutan di sekitar Solo siap tampung Ba'asyir

Jumat, 20 April 2018 21:31 Reporter : Arie Sunaryo
Kanwil Kemenkum HAM Jateng sebut rutan di sekitar Solo siap tampung Ba'asyir Abu Bakar Baasyir berobat ke RSCM. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Wacana pemindahan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir hingga kini masih simpang siur. Namun rumah tahanan (rutan) di Solo dan sekitarnya menyatakan siap menampung mantan pengasuh Pondok Pesantren Almukmin, Ngruki, Sukoharjo itu.

Pernyataan tersebut dikemukakan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Jawa Tengah (Jateng), Ibnu Chuldun, di sela peluncuran Absensi Sidik Jari Klien di Balai Pemasyarakatan Solo, Jumat (20/4) sore.

Ibnu mengaku, hingga saat ini, pihaknya belum mendapat kepastian pemindahan Abu Bakar Ba'asyir, ke rutan atau lapas (lembaga pemasyarakatan) yang berdekatan kediamannya di Solo.

"Belum ada kabar, kepastian dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan soal itu. Namun demikian kami telah mempersiapkan segala keperluan jika benar Abu Bakar Ba'asyir dipindahkan," ujarnya.

Ibnu menjelaskan, terkait pemindahan Abu Bakar Ba'asyir, hal tersebut merupakan kewenangan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Kendati demikian ia memastikan jika lapas dan rutan dekat kediaman Abu Bakar Baasyir, telah siap.

"Kalau siap, teman-teman di Lapas Sragen, Katen, dan Rutan Solo lebih siap lagi, kalau memang benar ada kabar pemindahan beliau," jelasnya.

Ibnu menilai, penyembuhan dan perawatan narapidana harus menjadi prioritas. Jika narapidana diketahui sakit, imbuh dia, akan lebih baik jika ditangani oleh rumah sakit.

Wacana pemindahan Abu Bakar Baasyir dari Lapas Gunung Sindur, Jawa Barat mulai dikabarkan sejak awal 2018 lalu. Saat itu Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, menyatakan sendiri rencana pemindahan Ba'asyir ke lapas di Jawa Tengah.

Kepala Pengamanan Rutan Kelas I A Solo, Urip Dharma Yoga menyampaikan, sampai sekarang pihaknya masih menunggu surat resmi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) terkait pemindahan Ba'asyir. Ia berharap pemindahan tersebut juga mempertimbangkan faktor keamanan.

"Jika jadi dipindahkan, harus mempertimbangkan kondisi keamanan di sini. Apalagi pengikut Ba'asyir di Solo Raya tak sedikit. Kalau jadi, kami akan berkoordinasi dengan Polresta Surakarta dan Kodim 0735 untuk membantu pengamanan Rutan Solo," ujarnya. [rzk]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini