KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Kantor samsat di Pulau Jawa sempat terkena serangan teroris siber

Senin, 15 Mei 2017 19:05 Reporter : Rizky Andwika
Ilustrasi Virus Komputer. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, mengungkapkan tak hanya rumah sakit di Indonesia terkena serangan virus ransomware. Samsat di Pulau Jawa juga diserang virus dapat menyebabkan mengunci dokumen tersebut.

"Tapi kecil-kecil di luar Jawa ada samsat yang terkena tapi hanya beberapa PC (Personal Computer)" kata Rudiantara usai mengikuti rapat di Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (15/5).

Selain Samsat, Rudiantara menjelaskan, ada pula perusahaan mendapatkan serangan virus ransomware meski hanya dalam jumlah kecil. "Di Jawa ada perusahaan-perusahaan yang tidak lebih dari satu perusahaan yang tidak lebih dari 10 PC," ungkapnya.

Menurut Rudiantara, penyebab samsat dan satu perusahaan diserang virus ransomware dikarenakan sistem operasi masih menggunakan cara lama. Selain itu, karyawan tak mematikan komputer sampai jaringan internet dibiarkan hidup.

Sementara itu, dia memastikan tak ada lembaga pemerintahan terkena dampak ransomware. Sebab, telah mengingatkan kepada sejumlah menteri dan Kepala Lembaga Negara untuk mengantisipasi serangan virus tersebut.

"Tidak ada pemerintahan yang kena, karena kemarin saya sampaikan kabinet lewat grup untuk disampaikan kepada bawahan masing-masing secara pribadi," terangnya. [ang]

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.