Kalung rampasan masuk bra, jambret nyaris tewas diamuk massa

Selasa, 20 Juni 2017 01:32 Reporter : Irwanto
Pencuri babak belur. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Hermansyah (30) nyaris tewas diamuk massa setelah tepergok merampas kalung emas milik pedagang, Desi Wati (40). Pelaku pun diserahkan ke polisi dengan kondisi babak belur.

Peristiwa itu terjadi saat pelaku bersama rekannya RD yang kini menjadi buronan mengintai korban sedang menjaga warungnya di Jalan KH Azhari, Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, Senin (19/6). Mereka lalu berpura-pura bertamu dan duduk di depan warung.

Begitu korban lengah, pelaku menarik kalung emas yang melingkar di leher korban. Saat ditarik, kalung itu putus dan justru masuk ke kutang atau bra korban. Korban teriak hingga membuat pelaku ketakutan dan kabur.

Teriakan korban didengar warga hingga mengejar kedua lelaki itu yang mengendarai sepeda motor. Tak lama, pelaku Hermansyah ditangkap dan rekannya kabur. Tak ayal, Hermansyah menjadi bulan-bulanan warga. Keningnya pecah dan mata bagian kanan terluka parah.

Menurut korban, pelaku tak berani lagi mengambil kalung itu di bra-nya. Mereka terlihat panik sehingga melarikan diri.

"Untung kalung itu masuk bra, jadi tidak diambilnya. Mereka merampas seketika, sampai-sampai baju saya sobek. Mereka bawa pistol," ungkap Desi, Senin (19/6).

Sementara itu, pelaku Hermansyah mengaku terpaksa menjambret lantaran butuh uang untuk membeli baju Lebaran. Dia tidak mendapatkan tunjangan hari raya (THR) karena bekerja sebagai buruh bangunan.

"Mau Lebaran pak, tolong lepaskan saya, saya menyesal," kata pelaku menahan sakit. [gil]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.